
Bujurnews, Kutai Timur – BPC Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Kutai Timur (Kutim) telah mengakhiri periode kepemimpinan Mansyur atau yang karib disapa Ancu, masa bakti 2020-2023. Musyawarah Cabang (Muscab) VI akhirnya menyepakati Amin Ansori atau juga dikenal Eri, untuk memimpin organisasi wirausaha tersebut, periode berikutnya.
Muscab VI BPC HIPMI Kutim yang diselenggarakan di Ruang Maloy, Hotel Royal Victoria, Jalan AW Syahranie (eks Pendidikan), Sangatta Utara, Kutim, dihadiri sejumlah pengurus dan tamu dari berbagai kalangan, Rabu, 27 Maret 2024, sore. Dirangkai dengan buka puasa bersama.

Acara dibuka oleh Ketua Umum (Ketum) BPD HIPMI Kalimantan Timur (Kaltim) Bakri Hadi, yang kehadirannya turut didampingi Ketua OKK HIPMI Kaltim. Turut hadir Mantan Ketum (Mantum) HIPMI Kutim Mansyur dan Mantum sebelumnya Nasrudin, Anggota DPRD Kutim yang juga mewakili pemerintah Faizal Rachman, perwakilan Polres Kutim, Kodim 0909/KTM, Lanal, dst. Sementara sidang muscab dipimpin oleh Ketua OKK HIPMI Kutim demisioner Aleks Bhajo Wawo dan Sekretaris Umum demisioner Wawan Nurwanto.
Eri dipilih setelah menjadi satu-satunya calon ketua yang mendaftar dan memenuhi syarat, membayar biaya pendaftaran senilai Rp 100 juta. Setelah dipastikan tak ada pesaing, lelaki berkacamata tersebut langsung ditetapkan sebagai ketua terpilih untuk periode kepengurusan BPC HIPMI Kutim berikutnya.
“Selamat atas terpilihnya saudara Amin Ansori, semoga amanah. Ayo, pengusaha muda, kita menjadi bagian dari perkembangan dan pembangunan daerah juga,” ucap Bakri Hadi dalam sambutannya.
Usai resmi ditetapkan sebagai ketum, Eri menyempatkan untuk berbincang dengan kaum jurnalis yang turut hadir. Dia menegaskan, dalam periodesasi kepengurusannya akan meningkatkan keanggotaan dengan kelengkapan kartu tanda anggota (KTA) yang lebih masif.
‘Pertama kami ingin memenuhi KTA-KTA, yang kalau di HIPMI itu sudah 41 tahun, kartu KTA-nya yang warna hitam, itu tidak aktif lagi. Kita mau memenuhi KTA kita di atas 100, yang artinya pengusaha-pengusaha muda itu bertambah,” ucap Eri.
Dari anggota yang nantinya dihimpun, dengan berbagai bidang usaha yang digeluti, HIPMI Kutim akan mengupayakan kolaborasi.
“Kami akan laksanakan dengan Raker (rapat kerja), setelah Ramadan kami akan lakukan pelantikan,” bebernya.
Dalam sambutannya, Faizal Rachman turut menyemangati para pengusaha muda yang ada di HIPMI Kutim. Agar supaya bersemangat melakukan inovasi dan memompa kreativitas, supaya bisa meningkatkan usaha di luar sektor APBD.
“Pengusaha muda juga harus bisa menggali potensi usaha dari berbagai komoditas yang ada di daerah. Jangan sedikit-sedikit minta PL terus, justru kita harus menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah dari pemanfaatan komoditas-komoditas yang ada juga, agar lebih berkembang,” harap Faizal. (rc)