FBR Minta Pemerintah Berikan Bantuan Rehabilitasi Rumah Bagi Korban Kebakaran

BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang Faisal meminta pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap korban kebakaran. Menurutnya, sejak tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD, bantuan yang diterima oleh korban kebakaran dari berbagai sumber adalah kebutuhan mendasar yang diterima dari masyarakat, tanpa adanya bantuan rehabilitasi untuk rumah yang rusak.
“Mungkin pemerintah bisa mempertimbangkan adanya bantuan untuk perbaikan rumah korban kebakaran, agar masyarakat yang terdampak tidak hanya mendapat bantuan sosial jangka pendek,” ungkapnya, dalam rapat kerja terkait pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Bontang terhadap nota keuangan dan Raperda APBD 2025 yang diselenggarakan bersama pihak pemerintah, Senin (4/11/2024).
Faisal, yang tinggal di wilayah tersebut, menceritakan pengalaman pribadinya menyaksikan kondisi para korban.
“Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, para korban hanya membawa pakaian yang melekat di badan mereka. Rumahnya hangus. Saya sampai menangis melihatnya, mereka hanya nelayan penjual ikan. Berapa lama mereka harus menunggu agar rumahnya bisa dibangun kembali kalau bukan dari bantuan pemerintah?” ungkap pria yang akrab disapa FBR ini.
Lebih lanjut, Politikus Nasdem ini menegaskan perlunya regulasi yang lebih jelas dan efektif untuk menangani korban kebakaran di Bontang. Menurutnya, bantuan yang ada saat ini masih sangat terbatas dan tidak mencakup kebutuhan jangka panjang seperti perbaikan rumah.
“Saya sudah sampaikan hal ini kepada Pj Wali Kota, agar sebelum masa jabatannya berakhir, beliau bisa memberikan kesan yang berarti dengan membantu korban kebakaran,” Katanya.
Lebih lanjut, ia meminta Pemkot Bontang agar tidak hanya berfokus pada kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang sering dilaksanakan, tetapi juga lebih memperhatikan bantuan nyata seperti untuk korban kebakaran yang membutuhkan tempat tinggal layak.
“Harapannya, Pemkot Bontang bisa menginisiasi regulasi yang mengatur bantuan rehabilitasi rumah bagi korban kebakaran,” harapnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi upaya tim Damkar yang berperan besar dalam mencegah kebakaran semakin meluas. Meski demikian, Faisal mencatat masih adanya kendala di lapangan, termasuk kesulitan dalam menggunakan alat water pump.
Diketahui, Kebakaran terbaru yang terjadi pada Rabu (23/10/2024) dini hari telah menghanguskan lima rumah di kawasan pesisir Selambai, Lok Tuan, Bontang Utara. Dalam musibah tersebut, tiga sepeda motor turut terbakar. Meskipun tidak ada korban jiwa, kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini mengagetkan warga yang hanya sempat menyelamatkan barang-barang seadanya. (ape/adv)