AdvertorialDPRD KutimKutim

Anggota DPRD Kutim Soroti Permasalahan Sertifikat di Daerah Transmigrasi dan Infrastruktur

Bujurnews, Kutai Timur – Dalam reses yang digelar di beberapa desa di Kecamatan Muara Wahau dan Kongbeng, Anggota DPRD Kutai Timur, Yan, menyoroti permasalahan yang dihadapi warga, khususnya di daerah transmigrasi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah ketidak jelasan status sertifikat tanah di wilayah tersebut.

“Kemudian terkait dengan ada daerah-daerah transmigrasi, ternyata sampai hari ini sertifikat mereka belum jelas. Hal itu juga mereka minta tolong dibantu untuk diuruskan, kita tidak tahu, ya kita belum melakukan penelusuran terkait dengan hal itu, tapi itu salah satu yang mereka minta tolong dibantu mereka dalam tata cara menelusuri kembali surat-surat tanah mereka,” ujar Yan saat ditemui di kantor DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Kamis (21/11/2024).

Selain itu, Yan menyampaikan sejumlah usulan prioritas lainnya, seperti permintaan pembangunan sekolah dan rumah ibadah, termasuk Yayasan Pesantren di Desa Wahau Baru.

“Kemudian ada beberapa sekolah termasuk yayasan pesantren juga minta untuk dibangunkan, itu yang di Wahau Baru,” ungkapnya.

Di Desa Wanasari, Yan menerima keluhan terkait dampak dari program Replanting (Peremajaan Sawit Rakyat/PSR). Menurut warga, selama masa replanting, mereka tidak memiliki penghasilan tetap dan membutuhkan dukungan ekonomi alternatif.

“Kalau yang di Desa Wanasari ada beberapa hal yang disampaikan kepada kita, termasuk persiapan kebun sawit nanti setelah replanting, itu kan soal Replanting tentu saja petani tidak ada penghasilan. Nah mereka minta juga salah satu yang di usulkan tambak ikan atau kolam-kolam ikan. Karena nanti untuk mempersiapkan ekonomi mereka setelah replanting dan juga mereka minta diusulkan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) itu kan bantuan untuk Penanaman kembali kebun sawit berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, persoalan infrastruktur, seperti jalan desa dan perbaikan rumah ibadah, turut menjadi aspirasi yang disampaikan. Selain itu, akses air bersih menjadi usulan utama warga di wilayah transmigrasi di Wahau dan Kongbeng.

“Selain itu juga mereka masih minta perbaikan jalan rumah-rumah ibadah yang ada di Desa Wanasari, juga terkait dengan PDAM air bersih daerah-daerah trans, memang belum tersambung air bersihnya itu. Salah satu yang menjadi usulan prioritas mereka hampir semua daerah eks-tran di wahau dan kongbeng itu masalahnya sama air bersih,” ucapnya.(adl/ja/adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button