Disperindag Kutim Targetkan Pasar Murah di 6 Kecamatan Tahun Ini, Sangatta Utara Digelar Jelang Lebaran
Bujurnews, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menargetkan pelaksanaan pasar murah di enam kecamatan pada tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam membantu masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi.
Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadani mengatakan pelaksanaan pasar murah akan dimulai di Kecamatan Sangatta Utara sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 H. Setelah Lebaran, kegiatan tersebut akan dilanjutkan di beberapa kecamatan lainnya.
“Untuk pasar murah sebelum Lebaran kita usahakan dilaksanakan di Kecamatan Sangatta Utara dulu. Setelah Lebaran baru menyusul kecamatan lain seperti Bengalon dan Kaliorang,” ujar Nora Ramadani kepada awak media.
Ia menjelaskan, secara keseluruhan Disperindag menargetkan pasar murah dapat dilaksanakan di enam kecamatan pada tahun ini. Selain Sangatta Utara, Bengalon, dan Kaliorang, kegiatan serupa juga direncanakan berlangsung di Kecamatan Kaubun, Karangan, dan Sangkulirang.
Menurutnya, pelaksanaan pasar murah membutuhkan proses administrasi, termasuk penawaran melalui sistem e-katalog. Karena itu, pelaksanaannya memerlukan waktu dan harus menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
“Setiap pasar murah perlu proses penawaran melalui e-katalog, jadi memang membutuhkan waktu. Targetnya tahun ini ada enam kecamatan, menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” jelasnya.
Dia menambahkan, Bupati Kutai Timur juga memberikan arahan agar pelaksanaan pasar murah dapat segera dilakukan karena program tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah.
Sementara itu, Disperindag belum melaksanakan pasar murah pada Januari dan Februari 2026 karena proses Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) saat itu belum selesai.
“Januari dan Februari kami belum melaksanakan pasar murah karena proses DPA belum selesai. Sekarang sudah selesai, tetapi masih ada proses e-katalog, sehingga kemungkinan yang bisa terkejar sebelum Lebaran baru Sangatta Utara,” pungkasnya. (ma/rc)




