EkonomiKutim

Marhadin KadisKopUMKM Kutim: Pemetaan UMKM Digelar, UMKM Kutim Dorong Sukseskan Program MBG

Bujurnews, Sangatta – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kutai Timur akan melakukan pemetaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah Kutai Timur guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Marhadin mengatakan, hasil pemetaan tersebut nantinya akan disinergikan dengan Asosiasi Pengusaha dan Pelaku Makanan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta mitra di masing-masing dapur MBG.

“Kami akan melakukan pemetaan UMKM di Kutai Timur. Hasil pemetaan ini akan dibangun sinerginya dengan pihak APPMBGI, SPPG dan mitra di masing-masing dapur MBG,” ujar Marhadin.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan bahan baku Program MBG dapat dipenuhi oleh pelaku usaha lokal di Kutai Timur.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Kutai Timur, Akbar Tanjung menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok ketika seluruh dapur MBG mulai beroperasi di desa-desa.

“Kami akan mendorong petani, peternak dan UMKM untuk lebih produktif untuk menyambut MBG di desa-desa operasional,” ujarnya.

Ia menilai peningkatan produktivitas sektor pertanian, peternakan dan UMKM menjadi langkah strategis agar program MBG tidak memicu inflasi bahan pokok di tingkat kecamatan.

Dengan skema tersebut, Program MBG di Kutai Timur diharapkan berjalan seimbang, yakni memenuhi kebutuhan gizi siswa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Di sisi lain, Ketua APPMBGI Kutim, Habibi menegaskan Program MBG wajib sukses dengan melibatkan seluruh pelaku UMKM yang tersebar di 18 kecamatan di Kutai Timur.

“Program Makan Bergizi Gratis wajib sukses di Kutai Timur dengan melibatkan seluruh pelaku UMKM yang tersebar di 18 kecamatan. Program ini bukan hanya untuk gizi siswa, tapi juga untuk pemberdayaan petani, peternak dan UMKM yang ada di Kutai Timur,” kata Habibi.

Habibi menjelaskan, sekitar 100 dapur MBG yang tersebar di 18 kecamatan nantinya akan disinkronkan dengan pelaku UMKM lokal melalui sinergi bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kutim. (by/rc)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button