
Bujurnews, Sangatta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperketat pengawasan di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, terutama di area ikon dump truk tambang, Bukit Pandang dan sejumlah fasilitas publik lainnya.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan keamanan aset milik daerah.
Kepala Satpol PP Kutim, Fata Hidayat, menjelaskan bahwa pihaknya telah menempatkan petugas secara bergantian selama 24 jam penuh dengan sistem tiga shift.
“Kami menempatkan anggota, termasuk tenaga outsourcing, untuk membackup personel Satpol PP yang jumlahnya memang masih terbatas. Untuk ikon HD, penjagaan dilakukan dalam tiga sift, pagi–sore, sore–malam, dan malam–pagi,” ujar Fata Hidayat, Senin (10/11/2025).
Fata mengungkapkan, patroli rutin malam hari dilakukan karena sering kali ditemukan aktivitas warga hingga larut malam.
“Setiap malam kami patroli. Sudah dibubarkan jam 1, jam 2 mereka kembali lagi. Karena itu, kami tempatkan personel jaga malam khusus di ikon HD,” katanya.
Penjagaan di Bukit Pelangi ini juga diikuti dengan pemberlakuan jam malam. Menurut Fata, pengunjung diperbolehkan beraktivitas hingga pukul 22.00 Wita pada hari biasa, dan hingga 23.30 Wita pada malam Minggu.
“Harapannya setelah itu masyarakat bisa pulang dengan tertib. Karena pernah kami temukan masih ada kendaraan parkir hingga pukul 2 dini hari,” ujarnya.
Dalam salah satu patroli malam, Fata sempat menemukan sejumlah warga yang masih nongkrong hingga larut.
“Kami sudah umumkan lewat megafon, tapi tidak ada respon. Akhirnya kami beri peringatan akan kami ambil KTP kalau tidak bubar. Baru semua keluar, dan ternyata bukan anak muda saja, ada juga yang sudah sepuh,” ungkapnya.
Ia menambahkan, ke depan Satpol PP akan memperkuat imbauan tertib malam melalui papan pemberitahuan di kawasan Bukit Pelangi agar masyarakat lebih sadar batas waktu kunjungan.
“Selama ini sudah ada tulisan jam 22.00 itu selesai, tapi mungkin sosialisasinya kurang. Kami akan koordinasikan agar lebih terlihat,” katanya.
Fata juga mengingatkan agar masyarakat ikut menjaga fasilitas publik, terutama kebersihan dan keamanan.
“Kami harap masyarakat menjaga fasilitas hiburan kita seperti ikon HD ini, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, menaati jam malam. Karena kalau sudah malam, potensi gangguan keamanan bisa meningkat,” tegasnya. (Ma/)




