Bujurnews, Sangatta – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur bukanlah sebuah perusahaan BUMD yang hanya sekedar bekerja biasa-biasa. Media bujurnews telah merangkum perjalanan Perumdam TTB Kutim di bawah kepemimpinan Direktur Utama Suparjan, dalam mencatatkan sejarah kinerja positif, terbukti berhasil meraih sejumlah prestasi tingkat nasional.
Berdasarkan Executive Summary Kinerja BUMD Air Minum Tahun 2024 yang dirilis Direktorat Air Minum Kementerian PUPR pada Februari 2025, serta evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Perumdam TTB Kutim memperoleh predikat “sehat” dengan skor 3,89 dari total 394 BUMD air minum se-Indonesia.
Dalam kategori kelompok pelanggan 20.001-50.000 sambungan langganan (SL), Perumdam TTB Kutim menempati peringkat 5 nasional dengan jumlah pelanggan mencapai 45.847 SL. Posisi serupa juga diraih di Wilayah III (Kalimantan dan Sulawesi) dari 119 BUMD air minum.Selain itu, Perumdam TTB Kutim berada di peringkat 7 nasional dalam cakupan pelayanan teknis. Tercatat, perusahaan telah melayani 182.241 jiwa dari total 228.330 jiwa di wilayah operasionalnya atau sebesar 79,81 persen.
Di tingkat provinsi, Perumdam TTB Kutim menempati peringkat 2 terbaik di Kalimantan Timur dari sembilan BUMD air minum dengan nilai kinerja yang sama, yakni 3,89.
Direktur Utama Perumdam TTB Kutim, Suparjan mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari peningkatan sistem pelayanan, efisiensi operasional, serta inovasi dalam pengelolaan air minum.
“Kami terus berupaya meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat Kutai Timur dengan layanan yang lebih andal dan terjangkau,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, di antaranya kebutuhan investasi infrastruktur, keterbatasan sumber air baku, serta peningkatan kapasitas produksi.Ke depan, Perumdam TTB Kutim menargetkan peningkatan cakupan layanan hingga di atas 80 persen serta percepatan digitalisasi layanan guna meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelanggan. (rc)




