KotaKutim

Persinas ASAD Kutim Siapkan 32 Pesilat Cilik untuk Semarakkan HAORNAS 2026

Foto: Sebanyak 32 pesilat cilik Persinas ASAD Kutai Timur mengikuti latihan bersama dan gladi kotor di kawasan GOR Kudungga, Sangatta, sebagai persiapan tampil memeriahkan HAORNAS 2026. (Rangga R/Bujurnews)

Bujurnews, Sangatta – Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan 32 pesilat cilik untuk memeriahkan rangkaian Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2026.

Persiapan tersebut dilakukan melalui latihan bersama sekaligus gladi kotor yang digelar di kawasan GOR Kudungga, Sangatta. Puluhan pesilat usia dini tingkat TK dan SD itu dipersiapkan untuk tampil dalam kegiatan seremonial HAORNAS atas permintaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim.

Ketua Persinas ASAD Kutim, Khoirul Arifin mengatakan latihan difokuskan pada penyelarasan gerakan, kekompakan, ritme, serta konsentrasi para pesilat cilik.

Menurutnya, keterlibatan anak-anak usia dini dalam kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menyukseskan rangkaian HAORNAS, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan dan melestarikan pencak silat sejak usia dini.

“Pencak silat adalah seni bela diri asli warisan leluhur bangsa yang wajib kita lestarikan sampai ke anak cucu. Melalui keikutsertaan anak-anak usia dini ini, kami ingin memberikan motivasi dan dorongan semangat agar mereka hobi dan senang melestarikan pencak silat,” ujar Khoirul.

Ia berharap proses regenerasi yang dilakukan sejak dini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya mampu membawa nama Kutai Timur di berbagai tingkatan kompetisi.

“Harapan kami, regenerasi ini kelak melahirkan atlet-atlet unggul yang mengharumkan nama Kutai Timur di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya.

Persiapan para pesilat cilik juga tidak lepas dari dukungan orang tua. Perwakilan wali pendekar cilik, Hari Ocam, mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam menjaga kondisi fisik dan mental anak selama mengikuti latihan.

Menurutnya, aktivitas latihan bersama tentu menguras tenaga. Karena itu, orang tua memberikan perhatian lebih ketika anak berada di rumah, mulai dari memastikan waktu istirahat hingga menjaga asupan makanan.

“Namanya latihan bersama anak-anak atau kakaknya, pegal dan lelah itu pasti ada. Di rumah, orang tua memberikan perhatian dengan memijat, memastikan istirahat cukup, hingga memberi asupan nutrisi seperti telur atau minuman hangat agar badan mereka segar kembali,” ungkap Hari.

Selain menjaga kondisi fisik, orang tua juga terus memberikan motivasi agar anak-anak tidak minder ketika tampil di hadapan banyak orang.

“Kami juga terus memberi nasihat dan motivasi agar anak-anak tidak minder atau malu, sehingga makin mantap menjadi atlet yang mewakili perguruan di ajang daerah, provinsi, hingga nasional,” katanya.

Dari sisi konsep dan koreografi, persiapan penampilan juga terus dimatangkan. Tim Kreatif Persinas ASAD Kutim, Anisa, menyebut tingkat kekompakan para pesilat cilik saat ini telah mencapai sekitar 70 hingga 75 persen.

Pertunjukan yang disiapkan memadukan jurus asli Persinas ASAD dengan jurus IPSI, meliputi kategori tunggal, ganda, dan beregu yang dikemas dengan iringan musik.

Penyusunan materi pertunjukan tersebut turut dibantu pelatih Muhammad Hamdan serta para atlet senior yang memiliki pengalaman dan prestasi dalam ajang O2SN dan Porprov.

Anisa mengatakan, proses latihan tidak hanya berorientasi pada kemampuan fisik dan seni bela diri. Nilai-nilai karakter juga menjadi bagian penting yang ditanamkan kepada para pesilat cilik.

“Bagi kami, tim kreatif, kepuasan terbesar adalah melihat anak-anak generasi penerus ini bisa berpartisipasi dan menyalurkan bakatnya,” tuturnya.

Menurutnya, latihan pencak silat juga menjadi sarana membentuk kedisiplinan, persaudaraan, serta mental anak agar tumbuh sebagai atlet yang memiliki karakter.

“Lewat latihan ini, kami tidak hanya melatih fisik dan seni, tetapi juga menanamkan disiplin, jiwa ‘nyedulur’ atau persaudaraan, serta membentuk mental atlet yang berkarisma, dinamis, agamis, dan berakhlakul karimah,” pungkas Anisa. (RR)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button