
Foto: Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman berfoto bersama dengan pemain Persikutim United. (Rangga R/Bujurnews)
Bujurnews, Sangatta — Persikutim United mendapat suntikan energi menjelang bergulirnya Liga 3 Nasional 2026. Stadion Utama Kudungga Sangatta resmi dinyatakan lolos verifikasi Badan Liga PSSI dan siap menjadi salah satu venue pertandingan dengan format home and away.
Kepastian tersebut diperoleh setelah tim verifikator melakukan inspeksi terhadap kondisi dan fasilitas stadion. Hasilnya, Stadion Kudungga dinilai memenuhi standar kelayakan untuk menggelar kompetisi sepak bola tingkat nasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur, Basuki Kurniawan, mengatakan Stadion Kudungga memiliki kapasitas antara 15.000 hingga 20.000 penonton. Selain itu, berbagai fasilitas pendukung juga dinilai sangat memadai.
Babak kompetisi Liga 3 Nasional 2026 sendiri direncanakan mulai bergulir pada akhir Oktober. Sedikitnya 10 klub dari berbagai daerah akan ambil bagian dalam persaingan tersebut.
“Hasil verifikasi lapangan menunjukkan Stadion Kudungga berada dalam kondisi sangat baik. Pihak verifikator bahkan menilai kualitas rumput, ruang ganti, dan kelayakan fasilitas stadion kita sudah setara dengan standar kompetisi Liga 2 atau Liga 1. Ini kepercayaan besar bagi Kutai Timur untuk menyelenggarakan ajang berskala nasional,” terang Basuki, Jum’at (2/10/2026).
Lolosnya Stadion Kudungga menjadi kabar baik bagi Persikutim United. Status sebagai tuan rumah memberikan kesempatan bagi skuad lokal untuk tampil di hadapan publik sendiri sekaligus mendapat dukungan langsung dari masyarakat Kutim.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman pun mengajak masyarakat memberikan dukungan penuh kepada Persikutim. Ia berharap tribun Stadion Kudungga dipadati suporter saat tim kebanggaan daerah tersebut menjalani laga kandang.
“Ini kesempatan langka sekaligus kebanggaan bagi warga Sangatta dan Kutim pada umumnya. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir berbondong-bondong memenuhi Stadion Kudungga, memberikan semangat langsung bagi Persikutim United agar mampu berbicara banyak di kancah sepak bola nasional,” kata Ardiansyah.
Dukungan dari luar lapangan diharapkan sejalan dengan kesiapan tim di dalam lapangan. Wakil Bupati Kutai Timur H. Mahyunadi yang turut mengawal perkembangan sepak bola daerah menegaskan persiapan fisik dan mental pemain Persikutim terus dimatangkan.
Komposisi pemain yang didominasi talenta lokal menjadi salah satu modal Persikutim menghadapi persaingan. Ditambah status sebagai tuan rumah, tim diharapkan mampu memanfaatkan dukungan publik untuk meraih hasil maksimal dan melangkah ke babak selanjutnya.
Kini, Stadion Kudungga telah siap menjadi panggung. Persikutim pun dituntut membuktikan bahwa kesempatan bermain di kandang sendiri bukan sekadar keuntungan, tetapi juga momentum untuk menunjukkan kualitas sepak bola Kutai Timur di level nasional. (RR)




