Bujurnews, Kaltim – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan bahwa unit kereta tanpa rel atau Autonomous Rail Transit (ART) telah dikembalikan oleh perusahaan manufaktur penyedianya yakni CRRC Qingdao Sifang ke China, pada Kamis (1/5).
Kereta tersebut sebelumnya diuji coba di IKN sejak Agustus 2024.
“Rangkaian ART tersebut tiba di Pelabuhan Semayang, Balikpapan pada Kamis dini hari dan diberangkatkan ke China menggunakan kapal pada Kamis tengah malam,” kata Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw , Jumat (2/5) seperti dikutip dari detik.com.
Menurut Troy Pantouw, pengembalian kereta ini sesuai dengan selesainya masa uji coba atau Proof of Concept (PoC). Namun, OIKN belum memiliki rencana untuk menggantinya dengan unit baru.
“Hingga saat ini, belum ada rencana untuk menggantinya dengan unit baru,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Mohammed Ali Berawi, sebelumnya menjelaskan bahwa pengembalian dilakukan karena kereta tanpa rel belum dapat berfungsi dengan baik. Hasil penilaian PoC menunjukkan bahwa sistem otonom kereta belum berfungsi sebagaimana mestinya.
“Hasil dari penilaian Proof-of-Concept (PoC) ditemukan bahwa sistem autonomous dari trem otonom belum dapat berfungsi dengan baik,” kata dia 13 November 2024 lalu.
Ali mengatakan, pengembalian kereta ini sesuai dengan perjanjian MoU antara OIKN dan perusahaan manufaktur penyedia, CRRC Qingdao Sifang. Dan sesuai dengan diskusi antara OIKN dan lintas kementerian dan lembaga (K/L) dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Dukungan Percepatan Penyelenggaraan Uji Coba dan Unjuk Kerja (Proof of Concept) Trem Otonom di Ibu Kota Nusantara, OIKN bertanggung jawab dalam pelaksanaan dan penilaian kereta tanpa rel di IKN.
Hingga saat ini, OIKN belum memiliki rencana untuk mengganti kereta tanpa rel dengan unit baru atau melanjutkan kerja sama dengan CRRC Qingdao Sifang.
“Sampai dengan saat ini belum ada kelanjutan kerja sama antara Otorita IKN dengan perusahaan manufaktur penyedia yaitu CRRC Qingdao Sifang,” pungkasnya.(ly/ja)




