BalikpapanKaltim

Bandara SAMS Sepinggan Sediakan Parkir VIP, Rp 75 Ribu per Jam

Bujurnews, Balikpapan – Pengelola Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan memastikan keberadaan fasilitas parkir VIP tetap difungsikan sebagai solusi untuk mengurai kepadatan kendaraan di area terminal.

Layanan ini sebelumnya sempat menjadi perhatian kalangan DPRD Balikpapan. Namun pihak bandara menegaskan bahwa fasilitas tersebut tidak mengganggu kenyamanan pengguna jasa dan justru bertujuan meningkatkan ketertiban.

General Manager bandara, R. Iwan Winaya Mahdar, menjelaskan bahwa parkir VIP bersifat opsional. Penumpang tetap dapat menggunakan area parkir reguler tanpa kewajiban membayar layanan tambahan tersebut.

“Kalau tidak menggunakan parkir VIP juga tidak masalah. Silakan parkir di tempat yang tersedia,” ujarnya.

Untuk tarif, pengguna dikenakan biaya Rp75 ribu pada jam pertama dan Rp25 ribu untuk setiap jam berikutnya. Area ini pada dasarnya diperuntukkan sebagai lokasi drop-off dengan batas waktu singkat.

Pihak bandara juga telah memasang sejumlah rambu yang membatasi kendaraan hanya berhenti maksimal tiga menit di area tersebut. Bagi pengunjung yang ingin parkir lebih lama, disarankan menggunakan gedung parkir umum.

Meski demikian, fasilitas VIP tetap disediakan bagi pengguna yang menginginkan kenyamanan lebih atau ingin berada lebih lama di area terminal tanpa harus berpindah lokasi parkir.

Menurut Iwan, kehadiran layanan ini bukan semata-mata untuk meningkatkan pendapatan, melainkan sebagai langkah pengaturan lalu lintas kendaraan di sekitar terminal yang sebelumnya kerap mengalami penumpukan.

“Sebelum ada fasilitas ini, banyak kendaraan yang menumpuk di area kedatangan dan keberangkatan sehingga terlihat semrawut,” jelasnya.
Melalui kebijakan ini, Angkasa Pura Indonesia berharap arus kendaraan menjadi lebih tertib dan pengalaman pengguna jasa bandara semakin nyaman.

Ia menambahkan, hingga saat ini cukup banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan parkir VIP tersebut sebagai bagian dari pengalaman perjalanan yang lebih praktis.

“Ini pilihan, tidak wajib. Kembali kepada kebutuhan masing-masing pengguna jasa,” pungkasnya

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button