EkonomiKutimPertambangan

KPC Salurkan Rp125 Juta untuk UMKM Lokal melalui Pelatihan USB Batch II

Bujurnews, Sangatta – PT Kaltim Prima Coal (KPC) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Urang Sengata Berdaya (USB) Batch II. Dalam program ini, KPC menyalurkan bantuan modal usaha stimulan sebesar Rp125 juta kepada 25 pelaku UMKM lokal, masing-masing menerima Rp5 juta.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, pada 30–31 Maret dan 6 April 2026, resmi ditutup oleh Act. Manager Community Empowerment (CE) KPC, Muhammad Yusuf, pada Senin (6/4/2026) di Balai Pertemuan Desa Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Program ini merupakan inisiasi Departemen Community Empowerment melalui Local Business Development (LBD) KPC, yang berfokus pada penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Koperasi Insan Tangguh Sejahtera (KiTS) serta melibatkan Lembaga Adat Besar Kutai Sengata dan Lembaga Adat Kutai Sengata, dengan sasaran masyarakat lokal Kutai Sangatta.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kecamatan Sangatta Utara yang diwakili Kepala Seksi Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Elysabeth Artikawati, Sekretaris Desa Sangatta Utara Osler Manalu, perwakilan Desa Sangatta Selatan, lembaga adat, pengurus KiTS Sangatta, serta Superintendent LBD KPC Faizal.

Dalam sambutannya, Elysabeth Artikawati yang mewakili Camat Sangatta Utara Hj Hasdiah, mengapresiasi inisiatif KPC yang dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM.

“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan. Ilmu dan pengetahuan yang didapat selama pelatihan bisa dimanfaatkan untuk mendorong inovasi, sehingga lahir usaha dan produk baru, khususnya di sektor kuliner di Sangatta,” ujarnya.

Salah satu peserta, Nur Diani, mengaku telah mengikuti program USB sejak Batch I pada 2023. Ia menyebut bantuan modal dari KPC sebelumnya telah membantu mengembangkan usaha jasa kebersihan rumah yang dirintisnya sejak 2022.

“Awalnya saya tidak memiliki modal dan belum memahami pengelolaan usaha. Alhamdulillah, dengan pelatihan dan bantuan dari KPC, usaha saya kini lebih tertata dan omzet mulai meningkat,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Mega Soraya, Sekretaris Adat Kutai Sengata sekaligus pelaku usaha tanaman hias. Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak, khususnya KPC, dalam menyukseskan program USB.

“Kami berharap program ini terus berlanjut dan jumlah pesertanya semakin bertambah,” ujarnya.

Sementara itu, Superintendent LBD KPC Faizal menjelaskan, USB Batch II diikuti 40 peserta yang berasal dari berbagai unsur, yakni 15 peserta dari Lembaga Adat Besar Kutai Sengata, 10 dari Lembaga Adat Kutai Sengata, serta 15 dari Persatuan Purnabakti Karyawan (PPK) KPC.

Ia menambahkan, peserta akan mendapatkan pendampingan lanjutan selama satu tahun, termasuk 12 kali pertemuan dan tiga sesi kelas kewirausahaan yang difasilitasi KiTS.Di akhir kegiatan, Muhammad Yusuf menegaskan bahwa KPC akan terus mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor non-tambang.

“KPC merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kutai Timur. Kami berkomitmen menjadi katalisator pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program CSR yang berkelanjutan, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. (rc)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button