Kota

Kodim 0909/KTM Gelar Penanaman 10.100 Pohon Ulin di Lahan Pascatambang KPC

Bujurnews, Sangatta – Kegiatan penanaman pohon serentak digelar di kawasan pascatambang milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Telaga Batu Arang, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, Senin (4/5/2026).

Ini merupakan bagian dari program TNI Angkatan Darat bertema “TNI Menyatu dengan Alam” yang dilaksanakan serentak di wilayah Kodam VI/Mulawarman, meliputi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepolisian, kejaksaan, TNI, organisasi perangkat daerah, pelajar dari Sangatta Utara, serta perwakilan KPC yang diwakili Acting Superintendent Government Relations Rahmad Giling.

Dalam kegiatan ini, dilakukan penanaman sebanyak 10.100 batang pohon ulin sebagai bagian dari upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Selain itu, turut ditanam berbagai jenis pohon keras dan pohon buah.

Sebagai bagian dari pemulihan ekosistem, kegiatan juga diisi dengan pelepasan 4.100 satwa serta penebaran 20.000 ekor ikan di area sekitar.

Pangdam VI/Mulawarman Krido Pramono dalam sambutannya secara daring menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memulihkan ekosistem, khususnya pada lahan kritis, pascatambang, dan lahan tidak produktif.

“TNI tidak hanya hadir untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup,” ujarnya.

Penanaman pohon serentak Kodam VI/Mulawarman di Kutai Timur oleh Kodim 0909/KTM di lahan pascatambang KPC, Telaga Batu Arang.

Ia menegaskan, keterlibatan TNI dalam pelestarian lingkungan merupakan komitmen nyata yang akan terus dilaksanakan sepanjang tahun di seluruh satuan Kodam VI/Mulawarman, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pemulihan lingkungan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pemulihan 12 juta hektare lahan kritis hingga 2034.

Sementara itu, Dandim 0909/Kutai Timur Ragil Setyo Yulianto menyebut kegiatan ini sebagai langkah positif yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas.

“Langkah ini adalah upaya baik yang ingin kita tularkan kepada seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendorong pemulihan ekosistem secara berkelanjutan di Kutai Timur. (why/rc)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button