KaltimKotaKutim

Tim i-League Rampungkan Inspeksi Stadion Kudungga, Persikutim Nyatakan Kesiapan Jadi Tuan Rumah Liga Nusantara

Foto: Tim verifikasi dan inspeksi i-League meninjau kesiapan Stadion Utama Kudungga, Sangatta, Kutai Timur. (Istimewa)

Bujurnews, Sangatta – Stadion Utama Kudungga, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dinilai layak menggelar pertandingan Liga Nusantara. Hasil inspeksi tim verifikasi i-League pada Senin (19/10/2026) menunjukkan fasilitas stadion telah memenuhi persyaratan, meski sejumlah penyempurnaan masih perlu dilakukan.

Penilaian tersebut menjadi modal bagi Persikutim United untuk bersiap menjadi tuan rumah kompetisi sepak bola tingkat nasional. Tim verifikator memeriksa sejumlah aspek teknis, mulai dari kondisi rumput lapangan, tribun penonton, hingga fasilitas pendukung seperti ruang ganti pemain dan ruang perangkat pertandingan.

Ketua Persikutim United, Pandi Widiarto, menyambut positif hasil peninjauan tersebut. Menurut dia, secara umum Stadion Kudungga telah memenuhi persyaratan administratif dan teknis untuk menggelar pertandingan.

“Alhamdulillah, hari ini tim sudah mengecek segala kesiapan secara keseluruhan. Mereka menyampaikan bahwa secara persyaratan stadion ini memenuhi syarat, tinggal beberapa item saja yang harus diperbaiki dan dilengkapi. Artinya, kami sudah sangat siap untuk menjadi tuan rumah kompetisi Liga Nusantara,” ujar Pandi.

Ia berharap keikutsertaan Persikutim dalam kompetisi tersebut tidak hanya meningkatkan prestasi klub, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Kutim dan Kalimantan Timur.

“Mudah-mudahan klub ini bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kutai Timur dan Kalimantan Timur pada umumnya, serta menjadi saluran bagi atlet-atlet berprestasi di bidang sepak bola,” tambahnya.

Dari sisi kesiapan tim, Persikutim juga telah menjalani sejumlah pertandingan uji coba untuk mematangkan komposisi pemain dan membangun kekompakan skuad sebelum kompetisi resmi bergulir.

Kepala UPT Sarana dan Prasarana Olahraga Kudungga, Hadri Nirwan, mengatakan catatan dari tim verifikasi bersifat minor dan tidak membutuhkan perombakan besar. Secara keseluruhan, fasilitas stadion dinilai memadai untuk menggelar pertandingan Liga Nusantara, bahkan disebut memenuhi standar Liga 2.

Stadion Kudungga dilengkapi sistem pencahayaan berkekuatan 1.200 lux, papan skor, serta panel papan sponsor sepanjang 1.110 meter. Kapasitasnya mencapai 7.500 penonton, dengan 2.000 kursi tunggal (single seat) dan lebih dari 4.000 tempat di tribun terbuka.

“Secara keseluruhan dari semua fasilitas yang ada itu minor. Artinya, tidak semua harus kita lakukan perbaikan. Pada prinsipnya stadion ini dikatakan sangat layak untuk pertandingan Liga 3, bahkan Liga 2,” jelas Hadri.

Untuk fasilitas pemain, ruang ganti tim tamu telah selesai direhabilitasi, sedangkan ruang ganti tuan rumah masih dalam tahap penyelesaian akhir. Pengelola juga menyiapkan 40 kursi bangku cadangan bagi pemain dan ofisial, serta ruang khusus wasit yang dilengkapi toilet.

Meski sebagian besar fasilitas telah tersedia, perawatan rumput menjadi perhatian utama menjelang pertandingan. Pengelola berencana menutup lapangan selama sekitar 20 hari sebelum laga agar kondisi rumput tetap terjaga dan siap digunakan.

“Fokus yang paling utama sebenarnya rumput ini yang harus segera kita lakukan pemeliharaan. Lapangan harus kita tutup total mungkin sekitar 20 hari sebelum pertandingan,” pungkas Hadri. (RR)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button