
Bujurnews, Kutai Timur – Kondisi jalan poros Kabo Jaya, Sangatta yang berdebu dan terdapat cukup banyak lubang mulai dikeluhkan warga dan pengendara yang melintas.
Menurut salah satu warga Rendi mengatakan, jalan tersebut menjadi tempat lalu lalang kendaraan perusahaan, selain itu kondisi debu cukup tebal saat cuaca panas sehingga mengganggu penglihatan saat melintas.
“Yang pasti jalan banyak lubang lah, apalagi debunya tebal sekali, bahkan mau jalan pun kadang susah,” ungkap Rendi kepada awak media, Selasa (10/10/2023).
Rendi menyebut memang ada perbaikan jalan yang rusak, namun hanya beberapa titik saja dan dia berharap perbaikan itu bisa merata di seluruh jalan poros Kabo.
“Prihatin sih, kenapa kok nanggung sekali, kalau memang mau disemenisasi ya langsung semua bertahap tapi berkelanjutan,” imbuhnya.
Senanda dengan Rendi, Naif warga Dusun Kabo Jaya mengaku hal yang sama. Ia merasa kesal karena harus melewati jalan poros tersebut jika ingin ke pusat kota dengan kondisi jalan yang berlubang.
“Ya mau gak mau saya kalau ke pusat kota harus lewat jalan ini, ya walaupun sedikit jengkel sih,” ucapnya.
Naif menyebut jika ada upaya dari pemerintah memperbaiki, namun tidak lama rusak lagi. Menurutnya permasalahan jalan yang berlubang ini sering diremehkan, meskipun terkadang sering terjadi kecelakaan kecil di sekitar jalan poros kabo tersebut.
Warno warga yang tinggal di jalan poros juga sering menyaksikan terjadi kecelakaan, kedati kecelakaan kecil yang tidak sampai merenggut nyawan orang.
“Oh, saya sering liat kecelakaan, wajarlah jalan berlubang gini apalagi debunya tebal,” ujarnya.
Warga yang bisa di sapa om warno ini menyarankan jika ingin melintasi jalan poros kabo wajib mengenakan masker.
“Saran saya bawa masker kalau lewat sini, takutnya kena penyakit paru paru,” terangnya. (mar/ja)




