AdvertorialDPRD KutimKutim

Fraksi Golkar Apresiasi Target Belanja Modal Infrastruktur yang Sesuai Ketentuan dalam Rancangan APBD Kutim 2025

Bujurnews, Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Hasna, menyampaikan pandangan umum Fraksi Golongan Karya (Golkar) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kutim ke-20 masa persidangan ke-1 tahun sidang 2024-2025 yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim, Jumat (22/11/2024).

Dalam penyampaiannya, Hasna memberikan apresiasi terhadap target belanja modal infrastruktur yang mencapai Rp 4,321 triliun atau sekitar 40% dari total belanja daerah. Hasna menilai bahwa alokasi ini sudah sesuai dengan ketentuan Permendagri No. 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025.

“Fraksi Golkar melihat Target Belanja Modal sebesar 40% dari total belanja daerah, tidak termasuk belanja bagi hasil dan transfer ke daerah atau desa sudah sesuai dengan ketentuan Permendagri No.15 Tahun 2024 Tentang Pendoman Penyusunan APBD TA 2025,” ujar Hasna.

Hasna menegaskan bahwa pemenuhan infrastruktur dasar menjadi prioritas utama untuk mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Fraksi Golkar memberikan apresiasi dan terima kasih atas pemenuhan infrastruktur dasar dalam APBD 2025. Infrastruktur yang memadai akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Fraksi Golkar juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur agar anggaran yang dialokasikan dapat digunakan secara tepat dan efektif.
“Kami berharap agar setiap proyek yang dibiayai dengan anggaran ini dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa infrastruktur yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan infrastruktur yang memadai, kita dapat meningkatkan aksesibilitas, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Hasna juga mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam mencapai target belanja modal ini.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi dan mendukung pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur,” harapnya.

Ia berharap, agar kiranya catatan dan masukan yang mereka sampaikan dapat menjadi referensi dalam pembahasan Rancangan APBD.

“Mohon kiranya catatan dan masukan Fraksi Golkar dapat dijadikan pertimbangan dalam pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025,” ucapnya.(adl/ja/adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button