HeadlineNasional

Google Terapkan Aturan Baru di Play Store, Aplikasi Boros Baterai Akan Dikenai Sanksi

Bujurnews.com — Selain menindak aplikasi berbahaya, Google kini menargetkan aplikasi yang dianggap boros baterai. Raksasa teknologi itu memperkenalkan kebijakan baru di Play Store yang akan mengidentifikasi sekaligus memberi sanksi pada aplikasi yang secara berlebihan menguras daya perangkat pengguna.

Dalam pembaruan kebijakan ini, Google memperkenalkan uji performa baru untuk aplikasi Android, yang fokus pada perilaku sistem bernama “wake locks”. Istilah ini merujuk pada kondisi di mana ponsel tidak bisa masuk ke mode tidur sepenuhnya karena ada aplikasi yang tetap menjalankan proses di latar belakang meski layar sudah mati.

“Wake locks merupakan salah satu penyebab terbesar baterai ponsel cepat habis,” tulis Google dalam keterangan resminya, dikutip dari Engadget, Rabu (12/11).

Untuk mengatasi hal tersebut, Google kini menetapkan batas maksimal aktivitas aplikasi di latar belakang. Aplikasi akan dianggap boros daya jika membuat perangkat tetap aktif lebih dari dua jam kumulatif dalam 24 jam.

Meski demikian, Google memberikan pengecualian untuk aplikasi yang memang harus aktif di latar belakang, seperti pemutar musik, layanan pesan, atau aplikasi pengiriman data penting.

Jika pengembang gagal memperbaiki aplikasi yang terbukti melanggar batas tersebut, Google akan memberikan label peringatan di halaman Play Store aplikasi terkait. Label itu akan memperingatkan pengguna bahwa aplikasi tersebut berpotensi membuat baterai cepat habis akibat aktivitas latar belakang yang berlebihan.

Selain peringatan, dalam beberapa kasus Google juga akan menurunkan visibilitas aplikasi bermasalah, sehingga aplikasi tersebut akan lebih sulit ditemukan pengguna di Play Store.

Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 1 Maret 2026, dan akan menjadi bagian dari persyaratan teknis wajib bagi seluruh pengembang aplikasi Android.

Tak hanya berlaku untuk ponsel, aturan baru ini juga diterapkan untuk perangkat wearable seperti smartwatch. Google menetapkan batas penggunaan energi maksimum sebesar 4,44% baterai per jam selama sesi aktif. Jika melebihi batas itu, aplikasi smartwatch juga akan digolongkan sebagai aplikasi boros daya.

Melalui kebijakan ini, Google berharap pengembang dapat membuat aplikasi yang lebih efisien dan ramah energi, sekaligus memberikan transparansi kepada pengguna agar lebih sadar terhadap aplikasi yang diam-diam menguras daya baterai perangkat mereka.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button