Kutim Siapkan Regulasi Awal untuk Wajib PAUD, Cegah Munculnya Anak Tidak Sekolah

Bujurnews, Sangatta — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai memperkuat pondasi pelaksanaan wajib Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan kesiapan pendidikan sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa PAUD kini bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi kewajiban yang harus dipenuhi setiap anak.
“PAUD itu sudah menjadi satu kewajiban. Wajib belajar 13 tahun ini memang keniscayaan,” ujarnya.
Untuk mempercepat pelaksanaannya, Ardiansyah meminta Dinas Pendidikan Kutim segera merumuskan regulasi sementara sebagai pijakan awal sebelum aturan permanen diberlakukan.
“Saya minta Dinas Pendidikan membuat regulasi sementara dulu. Apakah perlu atau seperti apa nantinya, supaya ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa penerapan wajib PAUD sangat penting untuk mencegah munculnya Anak Tidak Sekolah (ATS), yang dapat menghambat perkembangan pendidikan anak dan berdampak pada masa depan mereka.
“Kita tidak ingin ada ATS, karena itu seperti memulai dari awal lagi. Jadi harus disiapkan sejak dini,” tegasnya.
Meski demikian, Kutim masih menghadapi kekurangan fasilitas. Saat ini baru terdapat sekitar 27 lembaga PAUD di seluruh wilayah, jumlah yang jauh dari ideal.
“Paling tidak setiap desa kita harapkan ada. Inilah salah satu tantangan kita, terutama di desa-desa yang jauh,” ungkap Ardiansyah.
Menanggapi keterbatasan tersebut, pemerintah akan mengkaji penyesuaian kebijakan, termasuk kemungkinan penerapan zonasi sesuai kondisi geografis masing-masing wilayah.
“Mungkin nanti kita lihat dulu regulasinya, apakah bisa menyesuaikan dengan zonasi dan sebagainya. Yang jelas kita harus memulainya,” pungkasnya.
Pemkab Kutim berharap penerapan wajib PAUD dapat dilakukan secara bertahap dan merata, sambil terus meningkatkan ketersediaan sarana pendidikan di seluruh desa. (Adv/ma/ja)




