
Bujurnews, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mulai memacu percepatan persiapan program dan kegiatan tahun anggaran 2026 agar pelaksanaannya lebih tertib dan tepat waktu. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta menyelesaikan tahapan administrasi sejak awal tahun.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutim, Noviari Noor, mengatakan fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan seluruh proses perencanaan dan administrasi program 2026 rampung lebih awal.
“Untuk 2026 kita ingin seluruh OPD bekerja lebih awal. Kita targetkan Februari kegiatan sudah bisa berjalan,” ujar Noviari.
Ia menegaskan seluruh dokumen pendukung seperti Kerangka Acuan Kerja (KAK), Surat Keputusan (SK), Pengguna Anggaran (PA), serta dokumen administrasi lainnya harus tuntas pada Januari. Termasuk di dalamnya penunjukan pejabat pelaksana kegiatan seperti PPK, PPA, dan PPTK, serta pelaksanaan kegiatan persiapan seperti survei lapangan.
“Semua itu harus sudah siap sehingga pelaksanaan kegiatan dapat dimulai lebih awal. Kita minta di Januari ini sudah klir administrasi,” tambahnya.
Menurut Noviari, keterlambatan pelaksanaan program selama ini kerap terjadi akibat ketidaklengkapan administrasi. Karena itu, pemerintah daerah meminta OPD lebih disiplin dan patuh terhadap tahapan yang telah ditetapkan.
Selain kesiapan administrasi, Pemkab Kutim juga telah menyusun target realisasi program 2026 secara bertahap setiap triwulan.
Pada triwulan pertama ditargetkan realisasi mencapai 20 persen, meningkat menjadi sekitar 45 persen pada triwulan kedua, dan terus bertahap hingga mencapai 100 persen di akhir tahun.
Ia berharap seluruh kepala OPD dapat berkomitmen melaksanakan program sesuai perencanaan yang telah ditetapkan.
“Kami berharap semua kepala OPD bisa tertib dalam menggunakan anggaran dan melaksanakan kegiatan lebih awal,”tutupnya. (Ma/ja)




