EkonomiKutimPertambanganSociety

Pelatihan Budikdamber, PAMA Wujudkan Kampung Iklim Sepaso Barat Bukan Sekadar Formalitas

Bujurnews, Bengalon – Membawa semangat kolaborasi, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) site KPC Coal Mining Project terjun kembali ke masyarakat di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, tepatnya di Kampung Iklim, Dusun 2 Sepaso Barat. Sebagai komitmen mendukung pelestarian lingkungan, PAMA menggelar pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) bagi warga, Sabtu, 7 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di jantung Dusun 2 ini dihadiri oleh perwakilan manajemen PAMA Ishak Pardede, Kepala Dusun 2 Jamal, Ketua RT 6, 7 dan 8 serta menghadirkan narasumber ahli Oktasari Ardiyanti, selaku PPL dari Kementerian Pertanian. Sebanyak 20 warga dari RT 6, 7, dan 8 antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan yang menggabungkan teknik perikanan dan pertanian.

Diketahui, Budikdamber merupakan metode inovatif yang sangat relevan dengan konsep program kampung iklim (proklim). Di tengah tantangan perubahan iklim, masyarakat diajak untuk menciptakan ekosistem mandiri yang hemat air dan efisien lahan. Dengan hanya menggunakan media ember, warga dapat memanen protein hewani seperti ikan sekaligus sayuran berupa kangkung secara bersamaan.

Kaitan erat antara proklim dan ketahanan pangan terletak pada kemampuan masyarakat untuk beradaptasi. Dengan memproduksi pangan sendiri di pekarangan rumah, warga tidak hanya mengurangi jejak karbon distribusi pangan, tetapi juga memperkuat ekonomi keluarga terhadap fluktuasi harga pasar.

Ishak Pardede menjelaskan, PAMA juga menyerahkan bantuan berupa 15 paket peralatan Budikdamber lengkap yang dibagikan kepada perwakilan RT 6, 7, dan 8 di Dusun 2 Sepaso Barat. Bantuan ini diharapkan menjadi stimulus bagi warga untuk segera mempraktikkan ilmu yang didapat.

Dia menyebut, PAMA berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan yang diusung oleh pemerintah.

“Melalui pelatihan Budikdamber di Kampung Iklim ini, kami ingin memastikan operasional perusahaan berjalan selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar. Kami berharap ini menjadi langkah awal yang tepat menuju desa yang mandiri dan tangguh secara pangan,” ungkap Ishak.

Sementara itu, Kepala Dusun 2, Jamal menyampaikan terima kasih kepada PAMA atas inisiatif ini.

“Saya yakin Budikdamber akan sangat diminati oleh warga Dusun 2 karena caranya yang praktis namun hasilnya nyata. Ini adalah solusi tepat bagi warga kami untuk memanfaatkan lahan terbatas di rumah masing-masing,” paparnya.

Dengan semangat kolaborasi ini, Jamal mengaku optimis, PAMA dan warga Sepaso Barat bisa mewujudkan Kampung Iklim yang bukan sekadar formalitas nama.

“Kami berharap ini juga menjadi simbol perubahan menuju masa depan yang lebih hijau dan sejahtera,” harap Jamal. (soc/sw/rc)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button