EkonomiKotaPertambanganSociety

Perkuat Ekosistem Bisnis Lokal dengan Mencetak Mentor Baru, LPB PAMA Banua Etam Luncurkan Program “U for U” di Kutim

Bujurnews, Sangatta Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) PAMA Banua Etam menginisiasi program “U for U” (UMKM for UMKM) sebagai upaya memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kutai Timur. Program ini merupakan kolaborasi antara PT Pamapersada Nusantara (PAMA) site KPC Coal Mining Project dan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).

Sosialisasi program digelar di Kantor LPB Sangatta dan Bengalon, pada Sabtu, 31 Januari 2026. Program “U for U” mendorong pelaku UMKM yang telah berkembang untuk menjadi instruktur sekaligus mentor bagi UMKM lainnya.

Melalui konsep tersebut, transfer pengetahuan bisnis tidak hanya berasal dari perusahaan, tetapi juga berlangsung antarpelaku usaha. Para calon instruktur mendapatkan pembekalan teknis terkait instrumen penilaian bisnis yang komprehensif dari Fasilitator LPB, Canarais.

Standarisasi pembinaan mengacu pada dua acuan utama, yakni 7 Pilar Utama PAMA sebagai standar mitra binaan PT Pamapersada Nusantara untuk memastikan operasional bisnis yang kuat, serta 4 Pilar Kemandirian YDBA sebagai tolok ukur dalam membentuk UMKM yang mandiri dan kompetitif.

Melalui asesmen tersebut, para instruktur diharapkan mampu mendiagnosis kondisi usaha serta memberikan pendampingan yang tepat bagi UMKM pemula di sekitarnya.

Koordinator LPB PAMA Banua Etam, Hendra, mengatakan program ini dirancang untuk menciptakan efek berganda dalam pengembangan UMKM.

“Pelaku UMKM yang berpengalaman diharapkan menjadi jembatan ilmu bagi pelaku usaha lainnya, sehingga pengetahuan terus menyebar dan memperkuat ekosistem bisnis lokal di Kutai Timur,” papar Hendra.

Sementara itu, CSR Department Head PAMA, Agung Dwi AJ, menyebut pendampingan dari sesama pelaku usaha dinilai lebih efektif. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan mendapat antusiasme peserta ini menjadi langkah baru dalam pola pembinaan UMKM di Sangatta dan Bengalon. Dengan hadirnya instruktur “U for U”, UMKM di Kutai Timur diharapkan memiliki mentor lokal yang memahami tantangan di lapangan serta mampu mengarahkan usaha menuju standar industri nasional. (soc/sw/rc)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button