HeadlineInternasional

Rapat Darurat PBB Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah, AS-Israel Pelanggaran Piagam PBB

Bujurnews, Internasional – Saling balas berkirim nuklir antara AS-Israel dengan Iran terus terjadi. Memicu semakin panasnya situasi global. Bahkan terakhir dikonfirmasi, Pimpinan Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan meninggal dunia akibat seramgan militer tersebut.

Sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa digelar selama dua jam pada Sabtu (28/2/2026) dan berakhir sekitar pukul 23.00 GMT atau 05.00 WIB, Minggu (1/3/2026). Pertemuan tersebut membahas meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Sebanyak 15 negara anggota Dewan Keamanan, António Guterres selaku Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta perwakilan dari Iran dan Israel hadir dalam sidang tersebut untuk memaparkan situasi terkini di kawasan.

Pertemuan digelar setelah gelombang serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Serangan tersebut kemudian direspons oleh Teheran dengan serangan balasan yang menargetkan Israel serta tujuh negara yang memiliki pangkalan militer Amerika Serikat.

Dalam sidang tersebut, Guterres menyatakan bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran merupakan “tindakan agresi terang-terangan”. Ia menilai langkah tersebut sebagai pelanggaran terhadap Piagam PBB.

Meski demikian, Guterres juga mengutuk serangan balasan Iran dan memperingatkan bahwa situasi yang berkembang saat ini berpotensi menjadi eskalasi konflik yang sulit dikendalikan, sebagaimana dikutip media internasional Al Jazeera.

Sementara itu, Duta Besar Iran menyampaikan bahwa serangan terjadi di tengah berlangsungnya proses negosiasi terkait program nuklir Iran. Di sisi lain, perwakilan Amerika Serikat dan Israel menilai perundingan tersebut telah mencapai titik akhir dan tidak ada alasan untuk melanjutkannya.

Perbedaan pandangan tajam antara pihak-pihak yang terlibat mengenai kelanjutan negosiasi tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam sidang Dewan Keamanan (DK) PBB, sekaligus menambah ketidakpastian mengenai langkah diplomatik yang akan diambil selanjutnya. Dinyatakan, negosiasi nuklir antara AS-Israel dan Iran menjadi sia-sia dengan adanya peristiwa tersebut. (*/rc)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button