Bupati Kutim Pastikan Tak Ada Pengurangan Pegawai Meski Anggaran Turun
Bujurnews, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan tidak akan melakukan pengurangan jumlah pegawai negeri meskipun terjadi penurunan anggaran dalam APBD.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa kondisi fiskal daerah masih cukup kuat untuk mempertahankan jumlah pegawai sekaligus memenuhi kebutuhan belanja pemerintah.
“Kami tidak berniat untuk mengurangi jumlah pegawai. Bahkan, kami akan tetap mempertahankan pegawai karena kemampuan fiskal kita masih cukup tangguh,” ujar Ardiansyah.
Namun demikian, ia mengakui adanya penyesuaian pada sejumlah pos belanja, khususnya pada Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP).
“Yang terjadi adalah penurunan belanja pegawai, di antaranya TPP itu yang turun. Kalau gaji pegawai masih bisa dipenuhi,” tambahnya.
Di sisi lain, Pemkab Kutim terus mendorong transformasi ekonomi dengan mengembangkan sektor non-pertambangan sebagai penopang utama perekonomian daerah.
“Kami bertumpu pada sektor yang memang bisa kami kembangkan dan mampu mendukung perekonomian daerah, seperti pertanian, hortikultura, dan perkebunan,” jelasnya.
Ardiansyah juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kutim mengalami peningkatan signifikan, dari 8 persen menjadi lebih dari 11 persen.
Meski begitu, sektor pertambangan masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah, meskipun dipengaruhi fluktuasi harga global.
“Sektor pertambangan tetap diakui oleh negara, dan kami terus berupaya untuk memanfaatkan sumber daya yang ada untuk memperkuat ekonomi Kutim,” tutupnya. (ma/rc)




