KotaKutim

Kutim Masih Catat 10 Ribu Anak Tidak Sekolah, Faktor Mobilitas Jadi Kendala

Bujurnews, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus melakukan pendataan ulang terhadap anak tidak sekolah (ATS) yang jumlahnya masih berada di kisaran 10 ribu anak. Pemkab menilai tingginya angka tersebut dipengaruhi data lama yang belum diperbarui secara menyeluruh.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengatakan, sebelumnya jumlah ATS di Kutim tercatat mencapai lebih dari 13 ribu anak. Namun setelah dilakukan verifikasi, jumlah tersebut berkurang menjadi sekitar 10 ribu anak.

Meski demikian, menurutnya angka tersebut belum sepenuhnya menggambarkan kondisi nyata di lapangan. Sebab, masih ada data anak yang tercatat tidak sekolah di Kutim, padahal sudah pindah ke daerah lain mengikuti orang tua mereka.

“Angka itu bukan berarti kondisi riil saat ini. Sebenarnya sudah berkurang, hanya saja pencatatannya yang belum maksimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mobilitas penduduk menjadi salah satu tantangan dalam memperbarui data ATS. Banyak anak yang sebenarnya masih bersekolah, namun tidak lagi berada di wilayah Kutim sehingga data lama belum terhapus dari sistem.

“Ada yang sebenarnya sekolah, tapi tidak lagi di tempatnya karena ikut orang tua pulang kampung. Namun datanya masih tercatat di sini,” jelasnya.

Selain melakukan pembaruan data, pemerintah daerah juga terus menelusuri faktor penyebab anak-anak tidak bersekolah. Ardiansyah menilai akses pendidikan di Kutim saat ini sudah cukup merata hingga ke wilayah pedesaan.

“Sekolah kita sudah ada di mana-mana, sampai ke desa-desa. Tinggal kita cari tahu kenapa mereka tidak sekolah,” katanya.

Untuk memastikan data lebih akurat, proses verifikasi dilakukan melalui Dinas Pendidikan dengan melibatkan berbagai unsur di tingkat bawah, mulai dari PKK hingga ketua RT di desa-desa. Pemerintah berharap pembaruan data tersebut dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran. (ma/rc)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button