Kutim

Peringati HAN di Kutim, IGKTK Disupport KPC Genjot Perwujudan Kabupaten Layak Anak

Bujurnews, Sangatta – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2026 di Kabupaten Kutai Timur yang digagas oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGKTK) digelar di halaman Kantor Camat Sangatta Utara, Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.

Kegiatan yang didukung oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC) ini dihadiri oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Siti Robiah, Kadisdik Kutim Mulyono, Camat Sangatta Utara Hasdiah, perwakilan Forkopimda, TNI-POLRI, komite sekolah, perusahaan swasta serta perwakilan KPC.

Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya menegaskan kembali komitmen pemerintah dengan menggandeng unsur terkait serta perusahaan swasta dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya anak usia dini dalam membentuk karakter generasi masa depan. Dalam kesempatan tersebut, bupati juga berharap kepada para guru dan tenaga pendidik, bahwa justru jangan membuat anak takut dalam belajar.

Dia juga berpesan agar para pengajar dapat menghadirkan suasana yang menyenangkan saat proses pembelajaran kepada anak didik.

“Buatlah suasana sekolah menjadi tempat belajar yang dirindukan anak-anak, dengan ruang belajar yang penuh keceriaan, penuh suka cita dan kasih sayang sehingga menciptakan suasana menyenangkan. Anak anak akan tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif serta berkarakter,” harap Ardiansyah.

Kegiatan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, melibatkan 47 sekolah taman kanak-kanak (TK) serta 27 Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Sangatta Utara. Adapun peserta sebanyak 830 anak TK A, 2.330 anak dan TK B, 389 anak kelompok bermain, serta 160 guru pendamping serta orang tua siswa. Dengan keseluruhan sebanyak 3.709 orang peserta.

Bunda PAUD Kutim, Hj Siti Robiah.

Peringatan Hari Anak Nasional tersebut digelar dengan berbagi kegiatan, di antaranya permainan edukatif, gerakan minum susu bersama, lomba olahan makanan berbahan dasar ikan yang diikuti oleh komite sekolah, serta melukis tangan (finger painting) oleh anak-anak peserta.

Terpisah, Manager External Relations KPC Nanang Supriyadi sekaligus Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kutai Timur dalam kesempatan tersebut menegaskan kembali perusahaan KPC sebagai perusahaan ramah anak. Dia memastikan wilayah operasional dan sekitarnya menjadi tempat yang aman, sehat, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

KPC, lanjutnya, mewujudkan komitmen ini melalui berbagai program serta kebijakan perusahaan dalam perlindungan hak anak. Antara lain menyediakan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di Town Hall Swargabara dan membangun fasilitas serta sarana kesehatan dan pendidikan. Wujudnya, membantu pembangunan posyandu serta berkolaborasi dengan dinas terkait dalam upaya menekan angka stunting. Kemudian menyediakan akses pendidikan berkualitas dan beasiswa tanpa diskriminasi.

“Kami memiliki harapan agar dunia usaha semakin kuat bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Kutim Layak Anak. Serta mendukung pemenuhan hak anak, menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga, serta membangun masa depan generasi penerus bangsa yang aman dan sehat,” pungkasnya.

Sejalan dengan tema yang mengusung isu lingkungan ramah anak tanpa kekerasan merupakan komitmen bersama Pemkab Kutai Timur, Forkopimda, serta perusahaan swasta dalam upaya menciptakan generasi penerus yang unggul dan berkualitas demi mewujudkan generasi emas tahun 2045. (*/why/rc)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button