Dorong Kepedulian Lingkungan Para Generasi Muda, KPC Gelar Green Olympic Goes To School di SMADA
Bujurnews, Sangatta – PT Kaltim Prima Coal (KPC) melalui Health, Safety, Environment and Security (HSES) mendorong peningkatan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan melalui kegiatan Green Olympic Goes To School di SMAN 2 Sangatta Utara (SMADA), Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Pertemuan SMAN 2 Sangatta Utara, Jumat (31/7/2026), dengan melibatkan ratusan pelajar dari 18 SMA dan SMK di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.
General Manager HSES KPC, Handi Suhadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, khususnya di kalangan pelajar.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan.
“Tujuannya untuk menanamkan kesadaran dan kepedulian dalam pengelolaan lingkungan kepada pelajar Kutai Timur. Ini tidak dimulai di perusahaan, tetapi kami berharap keterlibatan dunia pendidikan agar pesan terkait kepedulian lingkungan dapat dilakukan oleh generasi penerus,” ujar Handi.
Ia menambahkan, KPC terus berkomitmen menjalankan berbagai program dan kebijakan pengelolaan lingkungan, termasuk efisiensi energi, pengurangan emisi, penerapan standar, inovasi hijau, serta program tanggung jawab sosial perusahaan.
“Harapannya KPC dapat berjalan secara produktif dan efisien, sekaligus memberikan nilai tambah dan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, KPC juga menyerahkan sebanyak 25 bibit tanaman endemik lokal kepada SMAN 2 Sangatta Utara. Bibit tersebut di antaranya jenis ulin, meranti merah, kapur, gaharu, kayu putih dan nyamplung.
Penyerahan bibit dilakukan oleh Handi Suhadi kepada Pelaksana Harian (Plh) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur, Paeran, M.Pd., serta Kepala SMAN 2 Sangatta Utara, Hasrul, S.S., M.Pd.
Handi menjelaskan, kegiatan penghijauan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian upaya perusahaan dalam mendukung reklamasi lahan pascatambang.
Melalui pengelolaan lahan pascatambang yang baik, perusahaan berupaya menciptakan kembali lingkungan yang dapat mendukung keberadaan flora dan fauna agar mampu beradaptasi dengan lingkungan.
Sementara itu, Plh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kaltim, Paeran mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi KPC tersebut.
Dia menilai, upaya menumbuhkan kesadaran terhadap lingkungan maupun pembentukan karakter pribadi membutuhkan langkah nyata dan keterlibatan seluruh pihak.
“Saya berharap para guru terus meningkatkan upaya mendidik siswa dengan baik, dengan ramah dan disiplin yang positif sehingga siswa memiliki daya saing serta berkualitas,” ucap Paeran.
Dia juga mendorong sekolah-sekolah di Kutim untuk terus menciptakan dan memelihara lingkungan sekolah yang sehat. Salah satunya melalui kegiatan penanaman pohon di lingkungan sekolah.
Paeran berharap program reboisasi dan penanaman kembali yang dilakukan KPC dapat terus memberikan kontribusi terhadap kelestarian lingkungan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini sukses, lancar dan tujuannya tercapai,” harapnya.
Kepsek SMA 2 Sangatta Utara Hasrul menambahkan, kegiatan Green Olympic Goes To School memberikan tambahan wawasan kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
Menurutnya, lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari karena seluruh aktivitas manusia selalu berinteraksi dengan lingkungan.
“Terima kasih kepada KPC. Kami berharap kegiatan ini dapat dilakukan setiap tahun sehingga anak didik mendapat wawasan terkait lingkungan,” kata Hasrul.
Ia menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan program sekolah dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk dalam rangka penilaian Sekolah Adiwiyata Nasional dan sertifikat Adiwiyata dari tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
“Kegiatan ini sangat membantu anak didik memperoleh bekal untuk sadar, peduli serta melindungi lingkungan agar tetap sehat. Kita bersama-sama sadar melindungi lingkungan masing-masing dan menjaganya dengan baik untuk keberlanjutan generasi masa depan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar juga mendapatkan pemahaman mengenai proses pertambangan yang dilakukan KPC, mulai dari tahap awal hingga reklamasi dan pascatambang.
Materi disampaikan secara interaktif oleh Fahmi Syaifudin melalui sesi dialog bersama para siswa.
Materi tersebut mencakup tahapan prapenambangan atau persiapan yang meliputi proses eksplorasi, mitigasi, pengelolaan tanah pucuk, reklamasi hingga regenerasi. Para siswa juga mendapatkan gambaran mengenai proses penambangan yang meliputi kegiatan penambangan, pengangkutan hingga pengapalan.
Sebelumnya, kegiatan Green Olympic Goes To School juga telah dilaksanakan pada jenjang sekolah dasar dengan dipusatkan di SDN 010 Sangatta Utara pada 16 Juli 2026.
Program tersebut kemudian dilanjutkan ke jenjang sekolah menengah sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi lingkungan kepada generasi muda di Kutai Timur. (*/why/rc)




