AdvertorialBalikpapanKota

Harga Beras Premium Tembus Rp90 Ribu, Disdag Balikpapan Arahkan Warga Berburu Pasar Murah

Bujurnews.com, Balikpapan – Harga beras premium di pasaran Kota Balikpapan yang dapat mencapai Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kemasan menjadi perhatian Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan. Kondisi tersebut dinilai cukup membebani masyarakat, terutama ketika harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya turut mengalami kenaikan.

Kepala Disdag Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan kenaikan harga pangan tidak terlepas dari kondisi cuaca, termasuk kemarau panjang yang terjadi secara nasional. Kondisi tersebut dapat memengaruhi produksi sekaligus kelancaran distribusi sejumlah komoditas pangan ke daerah.

“Memang sekarang ini kita menghadapi kemarau atau El Nino secara nasional, kemudian juga cuaca transisi. Ini berpengaruh terhadap logistik, terutama komoditas pangan,” kata Haemusri, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, beras, cabai hingga minyak goreng menjadi sejumlah komoditas yang mengalami tekanan harga ketika kondisi kemarau berlangsung cukup panjang. Karena itu, pemerintah perlu memastikan ketersediaan pasokan sekaligus menjaga agar kenaikan harga tidak semakin menekan daya beli masyarakat.

Haemusri menjelaskan, pihaknya terus berkomunikasi dengan para distributor untuk memperkuat pasokan pangan ke Balikpapan. Distribusi dari daerah penghasil harus tetap berjalan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Yang paling penting adalah ketersediaan pangan kita cukup, bahkan kalau bisa melimpah. Kita komunikasi dengan distributor dan memperkuat mereka supaya pasokan dari daerah produksi bisa masuk ke Balikpapan,” jelasnya.

Di sisi lain, Disdag juga mendorong masyarakat memanfaatkan kegiatan pasar murah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Pasar murah yang digelar pada 11–13 September 2026 di BSCC Dome tersebut melibatkan 26 kios yang dioperasikan distributor pangan di Balikpapan. Sejumlah komoditas dijual dengan potongan harga yang bervariasi, mulai Rp5 ribu hingga Rp10 ribu.

Haemusri mencontohkan, beras premium yang memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) sekitar Rp77 ribu, di tingkat pasar dapat mencapai Rp85 ribu bahkan Rp90 ribu. Kondisi itu membuat pasar murah menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan.

“Diskonnya cukup signifikan, ada yang Rp5 ribu sampai Rp10 ribu. Jadi masyarakat bisa memanfaatkan pasar murah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak hanya melihat harga di pasar umum, tetapi memanfaatkan berbagai program pemerintah ketika tersedia, terutama saat terjadi kenaikan harga komoditas.

“Yang kita ingatkan kepada konsumen kita, masyarakat kita, ayo berbelanja di pasar murah,” ajaknya. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button