Pemkot Balikpapan Siapkan Perluasan Rute BCT Hingga Manggar dan Km 23 pada 2027
Bujurnews.com, Balikpapan – Layanan Balikpapan City Trans (BCT) diproyeksikan tidak lagi hanya beroperasi di kawasan yang selama ini menjadi jalur utama perkotaan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan perluasan jaringan angkutan umum hingga kawasan Pantai Manggar dan Kilometer 23 Balikpapan Utara.
Rencana tersebut berkaitan dengan proses serah terima pengelolaan layanan transportasi yang ditargetkan mulai berjalan pada awal 2027. Setelah pengelolaan beralih, Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan akan menyiapkan pengembangan rute secara bertahap.
Diwawancarai awak media, Kepala Dishub Balikpapan, M Fadli Fatturahman mengatakan, perluasan layanan BCT menjadi salah satu skema yang telah dipersiapkan untuk meningkatkan jangkauan transportasi umum ke kawasan yang selama ini belum terlayani.
“Insyaallah nanti ketika serah terima ini terjadi, kita akan meneruskan rute sampai ke Pantai Manggar dan juga ke Balikpapan Utara di Kilometer 23,” ujar Fadli, Selasa (22/9/2026).
Namun, menurut Fadli, memperpanjang jalur BCT tidak cukup hanya dengan menentukan rute baru.
Pemerintah juga harus memastikan keberadaan titik pemberhentian atau simpul transportasi yang mampu mendukung pergerakan armada sekaligus mengatur rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut. Dishub setidaknya mengidentifikasi dua kawasan yang membutuhkan simpul transportasi baru, yakni Tritip dan Kilometer 23 Balikpapan Utara.
“Yang menjadi catatan dari Dinas Perhubungan adalah ketika kita akan melanjutkan rute, di mana perputarannya atau simpul transportasinya, rekayasanya seperti apa,” jelasnya.
Masih Fadli, keberadaan simpul tersebut nantinya tidak hanya ditujukan untuk mendukung operasional BCT. Dishub membuka peluang agar fasilitas itu dapat digunakan oleh angkutan atau bus lain sehingga tercipta konektivitas antarmoda yang lebih terintegrasi.
“Kalau kita sudah bisa siapkan simpul-simpul transportasi baru, maka bukan hanya bus-bus kita saja yang akan sampai ke sana, tetapi bus-bus lain pun juga bisa,” katanya.
Selain pengembangan jaringan, Pemkot Balikpapan juga menyiapkan penambahan armada dan pembangunan terminal tipe C. Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.
Fadli menyebut, salah satu pekerjaan yang akan dituntaskan lebih dahulu adalah Terminal Dermaga Baru Tengah.
“Tahun depan, insyaallah kita akan tuntaskan pertama di Terminal Dermaga Baru Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, pada 2027 Pemkot Balikpapan berencana mengusulkan dukungan tahap awal untuk pembangunan Terminal Tipe C di kawasan Tritip. Meski demikian, realisasi pembangunan tetap akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
Fadli menegaskan bahwa pengembangan transportasi umum tidak dapat dilakukan sekaligus karena harus mengikuti kapasitas fiskal pemerintah daerah, terlebih setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran.
“Ini bertahap. Kita tahu bersama baru-baru terjadi efisiensi, sehingga ada beberapa kegiatan yang awalnya direncanakan akhirnya kita undur lagi,” pungkasnya. (*/ADV/Diskomonfo Balikpapan)




