Gebyar UMKM Baru Tengah Jadi Ruang Promosi Produk Warga Balikpapan Barat
Bujurnews.com, Balikpapan — Pelaku usaha mikro di Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, mendapat ruang untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat melalui Gebyar UMKM yang digelar di Taman Kampung Baru, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan yang digelar Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Baru Tengah bersama Pemerintah Kecamatan Balikpapan Barat tersebut menghadirkan beragam produk usaha warga. Mulai dari makanan dan minuman hingga produk kreatif serta cinderamata dipasarkan dalam kegiatan tersebut.
Camat Balikpapan Barat Erwin Dahri mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM sekaligus upaya membuka ruang pemasaran bagi usaha masyarakat di tingkat kelurahan.
Menurutnya, keberadaan UMKM memiliki peran dalam menggerakkan aktivitas ekonomi warga. Jika dikembangkan secara berkelanjutan, sektor tersebut juga dapat membuka peluang pekerjaan baru bagi masyarakat.
“Gebyar UMKM ini digelar sebagai sarana penunjang sektor ekonomi mikro di wilayah Balikpapan Barat. Harapan besar kami, pertumbuhan UMKM di sini ke depannya dapat dijadikan lapangan kerja baru,” ujar Erwin di sela kegiatan.
Ia mengatakan, kegiatan promosi seperti Gebyar UMKM diperlukan karena pelaku usaha tidak hanya membutuhkan tempat untuk berjualan, tetapi juga kesempatan memperkenalkan produknya kepada calon konsumen.
Menurut Erwin, berbagai produk yang dihasilkan masyarakat di tingkat kelurahan memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Karena itu, promosi dan pemasaran menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan usaha warga.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri, jajaran Pemerintah Kecamatan Balikpapan Barat, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Balikpapan Barat.
Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut turut memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk berinteraksi langsung dengan konsumen. Selain menjual produk, pelaku usaha juga dapat mengetahui respons masyarakat terhadap barang atau makanan yang mereka tawarkan.
Erwin berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan saat acara berlangsung. Menurutnya, ruang promosi yang rutin dapat membantu pelaku UMKM memperluas pasar sekaligus mengenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
“Selain mendorong penciptaan lapangan kerja baru, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan berbagai produk unggulan hasil karya warga lokal,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan UMKM tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak. Pemerintah kecamatan, kelurahan, LPM, dan unsur Forkopimcam perlu membangun kolaborasi agar pelaku usaha memiliki lebih banyak akses terhadap promosi dan pemasaran.
Karena itu, kegiatan UMKM di tingkat kelurahan diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sesaat. Ruang pemasaran yang berkelanjutan dinilai dapat membantu usaha masyarakat berkembang dan memiliki konsumen yang lebih luas.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan lurah dan LPM se-Kecamatan Balikpapan Barat agar kegiatan seperti ini bisa menjadi sarana promosi yang berkesinambungan sekaligus wadah pemasaran bagi pelaku usaha mikro,” katanya. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan)




