Dinkes Balikpapan Dorong Pencegahan Kanker Sejak Dini, Vaksinasi hingga Deteksi Dini Diperkuat
Bujurnews.com, Balikpapan – Pencegahan kanker perlu dimulai sebelum gejala penyakit muncul. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan melalui vaksinasi, pemeriksaan rutin, serta perubahan gaya hidup untuk menekan faktor risiko kanker.
Kepala Dinkes Kota Balikpapan Alwiati saat dihubungi awak media, Jumat (9/10/2026) mengatakan, kesadaran melakukan pencegahan dan pemeriksaan sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Terlebih, sejumlah jenis kanker dapat berkembang tanpa menunjukkan tanda yang jelas pada tahap awal.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV) kepada anak usia sekolah dasar. Program tersebut ditujukan untuk membantu mencegah infeksi HPV yang berkaitan dengan risiko kanker serviks.
“Pencegahan kanker serviks kami lakukan melalui vaksinasi HPV bagi anak usia sekolah dasar. Di samping itu, masyarakat juga perlu memahami pentingnya vaksinasi sebagai salah satu upaya melindungi diri dari penyakit,” kata Alwiati.
Menurutnya, vaksinasi perlu berjalan beriringan dengan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Masyarakat tidak seharusnya menunggu munculnya keluhan untuk memeriksakan kondisi tubuh, sebab deteksi dini dapat membantu menemukan indikasi penyakit lebih cepat sehingga penanganan dapat dipertimbangkan sesuai hasil pemeriksaan.
Alwiati secara khusus mengingatkan perempuan agar tidak menghindari pemeriksaan karena takut mengetahui kemungkinan penyakit yang diderita. Ia meminta masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, termasuk pemeriksaan melalui puskesmas.
“Jangan sampai rasa takut mengetahui hasil pemeriksaan justru membuat kita enggan memeriksakan kesehatan. Masyarakat bisa datang ke puskesmas dan memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini,” ujarnya.
Untuk mendukung deteksi dini kanker serviks, pemeriksaan HPV DNA dan metode pemeriksaan lainnya menjadi bagian dari upaya yang didorong kepada masyarakat. Sementara itu, perempuan juga perlu meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan payudara, mengenali perubahan yang tidak biasa, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila menemukan keluhan.
Selain pemeriksaan dan vaksinasi, Dinkes Balikpapan turut menyoroti kebiasaan merokok sebagai salah satu faktor risiko berbagai penyakit, termasuk sejumlah jenis kanker. Karena itu, edukasi mengenai pola hidup sehat dan pengurangan paparan asap rokok dinilai perlu diperluas, terutama di kalangan generasi muda.
Alwiati menyebut mahasiswa memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh di lingkungan pendidikan diharapkan tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi juga diterapkan dan disebarluaskan melalui lingkungan pergaulan.
“Mahasiswa merupakan agen perubahan. Kami berharap generasi muda bisa memberikan contoh perilaku hidup sehat sekaligus ikut menyuarakan pentingnya menjauhi rokok,” katanya.
Upaya tersebut juga berkaitan dengan penerapan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Balikpapan. Lingkungan pendidikan, termasuk perguruan tinggi, diharapkan menjadi tempat yang mendukung kebiasaan hidup sehat dan melindungi masyarakat dari paparan asap rokok.
Pemerintah kota akan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, masyarakat, kalangan akademisi, mahasiswa hingga media. Pengawasan terhadap penerapan KTR juga dapat disertai penindakan sesuai ketentuan yang berlaku apabila ditemukan pelanggaran.
Alwiati berharap mahasiswa dapat mengambil bagian lebih aktif dalam menyebarkan informasi mengenai pencegahan kanker. Dengan keterlibatan generasi muda, pesan tentang vaksinasi, pemeriksaan berkala, dan pola hidup sehat diharapkan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Mahasiswa bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan edukasi pencegahan kanker. Kami berharap mereka tidak hanya memahami pentingnya hidup sehat, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” pungkasnya. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan)




