
Bujurnews, Sangatta – Kedatangan pendakwah kondang Ustadz Das’ad Latif di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, disambut antusias oleh ribuan jamaah. Mereka berduyun-duyun memadati area hingga pelataran Masjid Agung Al Faruq untuk mengikuti tabligh akbar dan mendengarkan tausiah langsung dari dai yang dikenal dengan gaya ceramah lugas, tegas, serta humoris tersebut, Minggu (1/11/2026).
Kehadiran Ustadz Das’ad Latif disambut langsung Bupati Kutai Timur H. Ardiansyah, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta unsur TNI-Polri.
Turut hadir menyambut kedatangan pendakwah asal Makassar tersebut, Acting General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) Kaltim Prima Coal (KPC), Damar Pandulu, bersama Manager External Relations (ER) KPC, Nanang Supriyadi.
Dalam tausiahnya, Ustadz Das’ad Latif mengajak jamaah untuk memaknai kehidupan dunia sebagai tempat menanam amal dan mempersiapkan bekal, sementara kehidupan akhirat merupakan tujuan utama tempat manusia mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya.
Ia mengingatkan bahwa kematian merupakan kepastian yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Karena itu, setiap Muslim hendaknya memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT sebagai bekal untuk meraih husnul khatimah.
Menurutnya, manusia tidak boleh terlena oleh kemegahan dan kesenangan dunia yang bersifat sementara hingga melupakan kehidupan akhirat yang kekal. Ia juga mengajak jamaah untuk senantiasa meneladani akhlak mulia dan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Di hadapan ribuan jamaah, Das’ad Latif turut menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga keyakinan dan tidak pernah berputus asa dalam berdoa.
“Tidak ada doa yang sia-sia. Jika Allah SWT tidak mengabulkan keinginan kita di dunia karena hal itu dinilai tidak baik bagi kita, maka semua doa tersebut disimpan oleh Allah SWT untuk diwujudkan dalam bentuk hadiah pahala yang luar biasa besarnya di surga kelak,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi salah satu pengingat bagi jamaah untuk senantiasa bersabar, bersyukur, dan meyakini bahwa setiap doa memiliki nilai di hadapan Allah SWT.
Di sela kegiatan, jajaran manajemen KPC juga melakukan ramah tamah bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Dalam kesempatan tersebut, KPC menyerahkan plakat sebagai bentuk apresiasi dan cenderamata yang secara simbolis diterima langsung oleh Ustadz Das’ad Latif.
Manager External Relations KPC, Nanang Supriyadi, menyambut hangat kehadiran Ustadz Das’ad Latif. Ia mengapresiasi tausiah yang dinilainya sarat pesan moral dan spiritual serta mampu menginspirasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah.
Nanang menegaskan, kehadiran dan dukungan KPC dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat Kutai Timur.
Menurutnya, kepedulian perusahaan tidak semata-mata diwujudkan melalui aktivitas bisnis, tetapi juga melalui dukungan terhadap kegiatan sosial, keagamaan, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia.
“KPC ingin terus membersamai masyarakat Kutai Timur dan karyawan dalam membangun kedekatan spiritual yang menyejukkan hati, sekaligus memperkuat fondasi moral dan sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar juga memiliki nilai positif bagi lingkungan kerja. Pesan-pesan spiritual yang disampaikan para pendakwah dapat menjadi pengingat bagi karyawan untuk menjaga keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan spiritual.
“Ini juga menjadi catatan bersama bahwa tausiah agama sering kali memberikan nasihat dan nilai positif. Dalam hal ini, membantu karyawan mencapai keseimbangan antara kehidupan kerja (work) dan kehidupan spiritual (spirit), yang berdampak pada kebahagiaan dan kepuasan dalam bekerja,” tutupnya.




