AdvertorialKutimPemkab Kutim

Disdikbud Kutim Larang Sekolah Jual Seragam, Sanksi Tegas bagi Pelanggar

Bujurnews, Kutim — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan larangan keras bagi sekolah dan koperasi sekolah untuk menjual seragam kepada siswa.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program seragam gratis yang akan segera didistribusikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud Kutim).

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyampaikan bahwa edaran resmi telah dikeluarkan kepada seluruh sekolah agar tidak melakukan praktik penjualan seragam atau buku pelajaran.

“Kami sudah keluarkan edaran resmi. Sekolah negeri maupun koperasi sekolah dilarang menjual buku dan seragam. Kalau ada yang melanggar, langsung kami tegur,” tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat dapat melaporkan langsung jika menemukan pelanggaran di lapangan.

“Kalau ada yang menemukan sekolah menjual seragam, silakan lapor ke Dinas Pendidikan. Kami punya hotline di PPID, bahkan bisa langsung ke nomor saya pribadi,” ungkap Mulyono.

“Kalau ada yang coba bermain-main dengan program ini, kami akan tindak tegas,” imbuhnya.

Kebijakan tegas ini diambil untuk memastikan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan pribadi dari program pemerintah.

Pemerintah ingin menjamin agar seragam gratis benar-benar sampai ke tangan siswa yang berhak tanpa pungutan tambahan.

“Tujuannya agar orang tua tidak lagi terbebani. Kalau sampai ada yang menjual seragam, itu berarti mencederai niat baik program ini,” ujarnya.

Program seragam gratis ini meliputi empat jenis seragam utama, diantaranya seragam wajib, olahraga, pramuka, dan batik, serta tambahan sepatu dan perlengkapan sekolah bagi siswa PAUD hingga SMP.

Mulyono juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor jika menemukan penyimpangan. Ia menekankan pentingnya transparansi dan partisipasi publik dalam pelaksanaan program pendidikan daerah.

“Semua masyarakat berhak tahu dan ikut mengawasi. Karena program ini menggunakan anggaran daerah, maka harus dijalankan dengan jujur dan terbuka,” katanya. (Adv/ma/ja)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button