KutimPemkab Kutim

Pemkab Kutim Dorong Karang Taruna Jadi Motor Pembangunan dan Ekonomi Pemuda

Bujurnews, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menaruh harapan besar pada generasi muda untuk menjadi motor penggerak pembangunan daerah, terutama melalui peran aktif Karang Taruna yang dinilai memiliki potensi besar namun belum sepenuhnya tergarap optimal.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menegaskan, keberadaan Karang Taruna harus mampu menjadi wadah produktif bagi pemuda dalam mengembangkan berbagai potensi daerah. Hal itu disampaikannya usai menghadiri pelantikan pengurus Karang Taruna, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, kontribusi yang telah dirancang oleh para pemuda tidak boleh berhenti pada perencanaan, tetapi harus diwujudkan secara nyata dan terintegrasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

“Potensi Karang Taruna ini sangat besar. Apa yang sudah disiapkan harus dimaksimalkan dan terhubung dengan seluruh organisasi,” harapnya.

Ardiansyah menjelaskan, Karang Taruna sebagai organisasi sosial memiliki ruang gerak luas, mencakup bidang sosial, ekonomi, budaya, keagamaan hingga olahraga. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu elemen strategis dalam pembangunan berbasis masyarakat.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pemuda saat ini juga dihadapkan pada tantangan era digital. Di antaranya rendahnya literasi teknologi, minimnya pemahaman terhadap kecerdasan buatan, hingga potensi menurunnya kreativitas dan daya kritis akibat ketergantungan pada teknologi.

Selain itu, ia juga menyoroti gejala sosial seperti meningkatnya sikap individualis dan menurunnya kepedulian sosial di kalangan generasi muda.

“Partisipasi dalam kegiatan sosial mulai kalah menarik dibandingkan aktivitas di dunia digital,” katanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Ardiansyah mendorong Karang Taruna melakukan transformasi menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, dan berkarakter. Upaya itu dapat dilakukan melalui peningkatan literasi digital, penguatan nilai sosial, serta pengembangan kreativitas pemuda, termasuk di sektor UMKM.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kemandirian ekonomi di tubuh Karang Taruna melalui pengembangan usaha pemuda yang didukung pembinaan berkelanjutan dari pemerintah daerah.

Pemkab Kutim, lanjutnya, akan terus membuka ruang kolaborasi dengan Karang Taruna sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

“Kami yakin pemuda adalah kekuatan utama pembangunan. Sinergi harus diperkuat agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Ardiansyah mengajak pemuda memanfaatkan potensi lokal untuk mendukung industri kreatif, seperti komoditas cokelat, pisang, nanas, serta sektor pertanian dan perikanan yang dinilai memiliki peluang ekonomi besar.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan media digital secara bijak, termasuk menjaga etika dan membangun komunikasi yang positif di ruang publik.

“Pemuda harus kreatif, santun, dan mampu memberikan dampak positif melalui media sosial,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Ardiansyah mengajak seluruh pengurus Karang Taruna menjaga solidaritas dan menjadikan organisasi sebagai ruang pengabdian nyata bagi masyarakat.

“Jadilah pelopor perubahan dan hadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkasnya. (ma/rc)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button