Disdikbud Kutim Siapkan Pelatihan dan Penguatan Pelestarian Kesenian Tradisional pada 2026
Bujurnews, Kutai Timur–Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berkomitmen memperkuat pelestarian dan pengembangan kesenian tradisional.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pihaknya telah memplotkan program pelatihan khusus bagi para pelatih kesenian tradisional, baik kesenian pertunjukan maupun kesenian tarsul.
Mulyono menjelaskan bahwa keberadaan pelatih yang terstandarisasi dan memiliki kompetensi tinggi akan memberikan kontribusi besar bagi pembinaan serta kegiatan pengembangan kesenian tradisional di daerah.
“Dengan adanya pelatih-pelatih yang kompeten ini, diharapkan bisa meningkatkan kualitas kesenian pesisir dan mendukung berbagai program lainnya,” ujar Mulyono dalam sambutan penutupan Festival Pesonan Budaya, di Alun-alun Bukit Pelangi, Sangatta (23/11/2025).
Meski APBD mengalami penurunan, ia menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap berjalan maksimal.
Disdikbud juga menyiapkan distribusi seragam sekolah sebanyak empat stel untuk peserta didik, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP. Selain seragam, bantuan sepatu dan starter kit juga akan diberikan pada awal Desember.
Dalam kesempatan yang sama, Mulyono menilai pelaksanaan Festival Pesona Budaya Kutai Timur tahun ini berjalan dengan baik.
Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pelestarian dan pemberdayaan budaya lokal, tetapi juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM.
“Alhamdulillah acara ini berjalan lancar. Pemerintah terus berupaya melestarikan seni dan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lewat partisipasi UMKM,” tutupnya. (Adv/ma/ja)




