Kota

PAMA Safe School Jadi Investasi Kesehatan Masa Depan bagi 86 Siswa SMKN 1 Bengalon

Bujurnews, Kutai Timur – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) site KPC Coal Mining Project kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasional melalui program PAMA Safe School. Kegiatan yang digelar di SMKN 1 Bengalon ini diikuti oleh 86 siswa yang mendapatkan edukasi seputar kesehatan reproduksi dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Dalam kegiatan tersebut, PAMA menghadirkan narasumber dari tenaga medis internal. dr. Andi dari Klinik PAMA memberikan pemaparan mengenai pencegahan Penyakit Menular Seksual (PMS), sekaligus mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja. Materi ini dinilai relevan untuk membantu generasi muda menghindari perilaku berisiko yang dapat berdampak pada masa depan mereka.

Selain itu, siswa juga mendapatkan pembekalan mengenai strategi menghadapi Medical Check-Up (MCU) dari Bapak Agung perwakilan SHE Department PAMA. MCU merupakan salah satu tahapan seleksi kesehatan yang kerap menjadi tantangan bagi lulusan sekolah kejuruan saat memasuki dunia kerja, khususnya di sektor industri.

Program ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman praktis tentang pentingnya kebugaran fisik sesuai standar industri. Dengan pengetahuan yang tepat, diharapkan para siswa dapat mempersiapkan diri lebih baik sehingga peluang kelulusan dalam proses rekrutmen kerja meningkat.

CSR Sect. Head PT Pamapersada Nusantara, Bapak I. Pardede, menyampaikan bahwa kesehatan merupakan aset utama bagi calon tenaga kerja. Menurutnya, melalui program PAMA Safe School, perusahaan ingin memastikan para siswa tidak hanya unggul secara keterampilan, tetapi juga memiliki pola hidup sehat.

“Edukasi ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga aset bangsa, yaitu generasi muda yang berkualitas,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan pihak sekolah. Perwakilan SMKN 1 Bengalon, Bapak Rudi, menyatakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi siswa, terutama dalam memahami pentingnya persiapan kesehatan sebelum memasuki dunia kerja.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Banyak lulusan kami yang secara akademik mampu, namun terkendala saat tes kesehatan. Kini siswa memiliki panduan nyata untuk menjaga diri demi masa depan,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta. Melalui program ini, PAMA berharap dapat terus berkontribusi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, serta melahirkan generasi muda yang siap bersaing di dunia industri.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button