
Bujurnews, Kutim — Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kutai Timur, Nora Ramadhani, menghadiri pengukuhan sebanyak 48 pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (APPISTA).
Dalam sambutannya, Nora mengawali dengan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kutai Timur atas dukungan dan kehadirannya dalam acara pengukuhan tersebut, yang juga menjadi momentum menjelang pemilihan Bupati periode 2025–2026.
“Pesan dari rekan-rekan yang baru saja dilantik adalah rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang telah diberikan oleh Bapak Bupati,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Nora turut mengucapkan selamat kepada para pengurus baru. Ia berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan baik, sejalan dengan kebutuhan serta program pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Nora menjelaskan bahwa Asosiasi Pedagang Pasar Induk Kutai Timur (APKTA) telah berdiri sejak tahun 2019 dan menjadi organisasi pertama yang mewadahi para pedagang pasar induk di wilayah tersebut.
Menurutnya, organisasi ini telah melalui berbagai tantangan, termasuk masa sulit saat pandemi COVID-19 pada 2020 yang sempat menyebabkan aktivitas pasar menurun.
Namun, kondisi pasar saat ini dinilai semakin membaik. Meskipun dihadapkan pada kenaikan harga bahan pokok berbasis minyak hingga 30–50 persen serta dinamika ekonomi di berbagai daerah, Pasar Induk Sangatta Utara tetap mampu bertahan dan menjaga stabilitas.
Selain aktivitas ekonomi, APKTA juga aktif menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan, seperti pengajian, peringatan hari besar Islam, serta kegiatan kebersamaan yang mempererat hubungan antara pedagang dan pengelola pasar.
“Hubungan yang terjalin bukan hanya sebatas pemilik dan penyewa, tetapi sebagai mitra dalam membangun pasar yang lebih baik,” tambahnya.
Nora juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan Pasar Induk Kutai Timur dan berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah serta aparat terkait.
Sebagai penutup, ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 APKTA menargetkan kontribusi sebesar Rp1,5 miliar dan telah berhasil merealisasikan sekitar Rp1,3 miliar. (Ma/ja)




