DPRD Sambut Proyek PSEL, Samarinda Siapkan Langkah Jangka Panjang Atasi Sampah

Bujurnews, Samarinda – Rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan TPA Sambutan mendapat dukungan dari DPRD Kota Samarinda. Proyek tersebut dinilai dapat menjadi salah satu solusi strategis untuk menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, mengatakan kebutuhan akan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern semakin mendesak mengingat keterbatasan daya tampung lokasi pembuangan yang tersedia saat ini. Karena itu, langkah Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan lahan seluas 13 hektare untuk pengembangan fasilitas baru dinilai sebagai upaya yang patut diapresiasi.
Menurutnya, persoalan sampah tidak lagi dapat diselesaikan hanya dengan menambah lokasi pembuangan. Pemerintah perlu mulai memikirkan solusi jangka panjang yang mampu mengurangi volume sampah sekaligus memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.
Ia menilai konsep PSEL memiliki potensi untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus, yakni mengurangi beban tempat pembuangan akhir dan memanfaatkan sampah sebagai sumber energi. Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan sampah diharapkan menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.
“Permasalahan sampah harus diselesaikan dengan langkah yang visioner. Kita tidak bisa terus bergantung pada pola lama karena volume sampah terus bertambah setiap tahun,” ujarnya.
Meski memberikan dukungan terhadap rencana tersebut, DPRD menegaskan proses pembahasan masih akan berlanjut bersama organisasi perangkat daerah terkait. Pembahasan tersebut difokuskan pada kesiapan anggaran, skema pelaksanaan proyek, serta tahapan pembangunan yang paling sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Celni menjelaskan, kondisi efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan pemerintah menjadi salah satu aspek yang harus diperhitungkan secara matang. Karena itu, DPRD ingin memastikan proyek strategis tersebut memiliki perencanaan yang realistis dan dapat dilaksanakan tanpa mengganggu prioritas pembangunan lainnya.
Selain itu, DPRD juga akan mengkaji berbagai alternatif pelaksanaan, termasuk kemungkinan pembangunan secara bertahap apabila kebutuhan anggaran dinilai cukup besar. Langkah tersebut dilakukan agar proyek tetap dapat berjalan meski dalam kondisi fiskal yang terbatas.
Melalui pengembangan fasilitas PSEL, DPRD Samarinda berharap kota ini memiliki sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan. Tidak hanya mengurangi tekanan terhadap tempat pembuangan akhir, proyek tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari transformasi pengelolaan lingkungan yang lebih ramah dan efisien bagi masa depan Samarinda. (Adv/DPRD Samarinda)