Program Perikanan Kukar Idaman Terbaik Bidik Penguatan 60 Ribu Nelayan
Bujurnews, Tenggarong – Dinas Kelautan dan Perikanan Kutai Kartanegara menyiapkan perluasan dukungan bagi sektor perikanan melalui program Kukar Idaman Terbaik.
Dalam lima tahun ke depan, sektor perikanan ditargetkan menjangkau 60 ribu nelayan melalui fasilitasi sarana tangkap, budidaya, hingga pengolahan hasil perikanan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar, Muslik, mengatakan arah program tersebut menyesuaikan visi dan misi Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin. Salah satu fokusnya adalah memperkuat sektor perikanan agar lebih produktif dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Target kami meningkatkan cakupan fasilitasi. Kalau sebelumnya 25 ribu nelayan dan pembudi daya ikan, ke depan targetnya 60 ribu nelayan dalam lima tahun,” kata Muslik, dihubungi Selasa, 23 Juni 2026.
Menurut Muslik, bantuan langsung kepada masyarakat masih menjadi salah satu prioritas DKP Kukar. Bantuan tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan pelaku perikanan, baik di sektor tangkap, budidaya, maupun pengolahan.
Ia menjelaskan, dukungan yang disiapkan meliputi sarana dan prasarana perikanan tangkap, sarana dan prasarana budidaya, serta penguatan sarana pengolahan hasil perikanan.
“Yang kami prioritaskan seperti bantuan sarana prasarana tangkap, sarana prasarana budidaya, dan sarana prasarana pengolahan. Itu yang menjadi prioritas kami dalam mendukung program Bapak Bupati,” ujarnya.
Selain bantuan langsung, DKP Kukar juga mendorong penguatan infrastruktur pendukung sektor perikanan. Beberapa di antaranya berkaitan dengan kebutuhan nelayan, termasuk penguatan SPBN serta revitalisasi fasilitas produksi perikanan seperti BBI dan fasilitas pembenihan.
Muslik menyebut, sejumlah program infrastruktur masih terus didorong agar dapat berjalan lebih optimal. Namun, pada tahap awal, DKP Kukar tetap memprioritaskan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Memang sejauh ini belum terealisasi maksimal karena anggaran. Jadi kami masih memprioritaskan bantuan langsung ke masyarakat,” jelasnya.
DKP Kukar juga menyelaraskan program daerah dengan prioritas pemerintah pusat. Salah satunya melalui pengembangan kampung nelayan yang berkaitan dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Muslik mengatakan, sejumlah titik kampung nelayan telah diusulkan kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem perikanan di Kukar, terutama di kawasan yang memiliki potensi nelayan dan budidaya.
“Program pemerintah daerah dan kementerian saling melengkapi dan terintegrasi. Karena kita juga mendukung program prioritas nasional dari Kementerian Kelautan dan Perikanan,” katanya.
Melalui Kukar Idaman Terbaik, penguatan sektor perikanan diarahkan tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga perluasan akses bagi nelayan, pembudi daya, dan pelaku pengolahan hasil perikanan.
Muslik berharap program tersebut dapat memperkuat kapasitas masyarakat perikanan di Kukar, terutama melalui dukungan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (*/tgr/rc)




