DPRD Samarinda Nilai Relokasi Terminal Penumpang ke Palaran Dapat Picu Pertumbuhan Ekonomi Baru

Bujurnews.com, Samarinda – Rencana pemindahan terminal penumpang dari Pelabuhan Samarinda di Jalan Yos Sudarso menuju Terminal Multipurpose Palaran kembali memperoleh dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.
Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya mampu mengurangi kepadatan aktivitas transportasi di kawasan pusat kota, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Samarinda.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Jasno, mengatakan keberadaan terminal penumpang di kawasan Palaran diyakini akan membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas penumpang akan membuka peluang bagi berbagai sektor usaha untuk berkembang, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku jasa lainnya.
Ia menjelaskan bahwa terminal penumpang memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar sebagai fasilitas transportasi laut.
Kehadiran terminal juga akan mendorong tumbuhnya berbagai aktivitas ekonomi yang saling berkaitan, mulai dari sektor perdagangan, transportasi darat, kuliner, hingga penyediaan akomodasi.
“Ketika terminal penumpang mulai beroperasi di Palaran, aktivitas masyarakat akan meningkat secara alami. Semakin tinggi arus keluar masuk penumpang, semakin besar pula peluang usaha yang dapat berkembang di kawasan tersebut,” ujar Jasno, Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, setiap penumpang yang menggunakan layanan pelabuhan membutuhkan berbagai fasilitas pendukung, seperti angkutan umum, layanan transportasi daring, rumah makan, toko kebutuhan harian, hingga penginapan.
Kondisi tersebut diperkirakan akan menciptakan perputaran ekonomi yang secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Jasno menilai, peningkatan aktivitas ekonomi tersebut akan membuka kesempatan bagi warga setempat untuk mengembangkan berbagai jenis usaha baru.
Tidak hanya pedagang kecil, pelaku jasa transportasi, penyedia makanan dan minuman, maupun sektor perdagangan lainnya juga diperkirakan akan memperoleh dampak positif dari meningkatnya mobilitas masyarakat di kawasan pelabuhan.
Selain memberikan manfaat ekonomi, relokasi terminal penumpang juga dipandang mampu mendorong pemerataan pembangunan di Kota Samarinda.
Selama ini, aktivitas ekonomi dinilai masih terkonsentrasi di wilayah pusat kota.
Dengan dipindahkannya terminal ke Palaran, kawasan tersebut berpeluang berkembang menjadi pusat aktivitas baru yang mampu mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.
Ia mengungkapkan bahwa wacana pemindahan terminal penumpang bukan merupakan program baru.
Rencana tersebut telah dibahas sejak beberapa periode pemerintahan.
Namun hingga kini masih memerlukan proses koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta berbagai instansi terkait agar seluruh persyaratan teknis maupun administratif dapat diselesaikan.
Meski demikian, Jasno menilai kondisi kawasan Palaran saat ini jauh lebih siap dibandingkan beberapa tahun lalu.
Berbagai infrastruktur pendukung telah tersedia, mulai dari akses jalan tol yang menghubungkan Palaran dengan sejumlah kawasan di Samarinda.
Jaringan transportasi yang terus berkembang, hingga keberadaan kawasan logistik yang dinilai mampu menunjang operasional terminal penumpang secara maksimal.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Samarinda juga menunjukkan keseriusannya dalam mendukung proses relokasi tersebut melalui rencana pembangunan akses jalan menuju Terminal Multipurpose Palaran.
Infrastruktur itu diharapkan mampu meningkatkan konektivitas menuju kawasan pelabuhan sekaligus memperlancar proses perpindahan operasional terminal penumpang dari Pelabuhan Yos Sudarso.
Jasno optimistis, apabila seluruh tahapan pembangunan infrastruktur dan proses relokasi dapat berjalan sesuai rencana, kawasan Palaran akan berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi baru di Kota Samarinda.
Kehadiran terminal penumpang diperkirakan akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan sektor perdagangan, jasa, transportasi, hingga usaha kecil yang dijalankan masyarakat.
“Apabila seluruh proses dapat diselesaikan sesuai target, Palaran berpotensi menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru,” tegasnya.
“Manfaatnya tidak hanya dirasakan sektor transportasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha masyarakat di sekitarnya,” katanya.
Meski memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut, Jasno menegaskan pelaksanaan pembangunan tetap bergantung pada kebijakan dan mekanisme pembiayaan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
DPRD, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memberikan dukungan agar program relokasi terminal penumpang yang telah lama direncanakan dapat segera direalisasikan.
(Rfh/Adv DPRD Samarinda)