Andi Satya Sebut “Tri Wabah Online” Ancaman Serius Generasi Muda Kaltim
Bujurnews.com, Kaltim – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, memperingatkan bahwa narkoba, judi online, dan pornografi kini menjadi “tri wabah online” yang mengancam masa depan generasi muda. Peringatan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam Sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2022.
Dalam paparannya, Andi Satya menegaskan tiga perilaku bermasalah tersebut memiliki dampak destruktif yang berbeda-beda, namun sama-sama merusak kehidupan seseorang. Ia menyebut narkoba merusak tubuh, judi online menghancurkan ekonomi, sementara pornografi merusak akhlak dan keharmonisan keluarga.
“Semua ini adalah bom waktu sosial. Kita menghadapi ancaman yang tidak terlihat, tapi sangat mematikan,” tegasnya.
Sebagai seorang dokter, ia kemudian menjelaskan bahwa kecanduan terhadap ketiganya berkaitan erat dengan mekanisme dopamin di otak. Dopamin adalah neurotransmitter yang memberikan rasa senang, dan dapat muncul secara alami ketika seseorang makan, berolahraga, atau mendengarkan murotal Al-Qur’an.
Namun, menurutnya, dopamin yang dipicu oleh narkoba, alkohol, judi, maupun pornografi hanya menciptakan “kesenangan semu” yang sangat adiktif. “Narkoba bisa meningkatkan dopamin sampai lima kali lipat. Itu sebabnya penggunanya sangat sulit lepas,” jelasnya.
Andi Satya juga menyoroti tingginya kasus kecanduan judi online yang menurutnya dalam banyak kasus lebih sulit dipulihkan daripada narkoba. Sifat permainan yang memicu penasaran membuat seseorang terus ingin mencoba meski mengalami kerugian.
Ia menutup pemaparannya dengan pesan tegas kepada mahasiswa dan pemuda untuk menjaga diri dan lingkungan agar tidak terjerumus. “Ini wabah digital. Aksesnya mudah, bahayanya besar. Maka kewaspadaan harus ditingkatkan,” ujarnya. (Adv/Rir)




