
Bujurnews, Nasional – Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat lonjakan kunjungan wisatawan pada momen libur Natal 2025. Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dipadati sekitar 37.000 pengunjung dengan volume kendaraan mencapai 10.000 unit dalam satu hari.
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyebut antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya minat publik terhadap perkembangan pusat pemerintahan baru Indonesia.
“Antusiasme ini mencerminkan kebanggaan masyarakat terhadap wajah baru IKN yang dibangun dengan konsep Forest City,” ujar Alimuddin Sabtu (27/12/2025).
Menurutnya, lonjakan pengunjung didorong oleh rasa penasaran masyarakat terhadap progres pembangunan Istana Garuda dan Istana Negara yang kini telah berdiri. Selain itu, momentum libur akhir tahun dimanfaatkan banyak keluarga untuk wisata edukatif melihat langsung pembangunan IKN.
Akses menuju kawasan IKN yang semakin baik juga turut menarik wisatawan dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kalimantan Timur. Meski volume kendaraan tinggi, pengelolaan parkir di area multistory parking dan sepanjang jalan utama KIPP terpantau tertib.
IKN juga mulai menunjukkan geliat sebagai ruang publik. Jalur pedestrian yang lebar dimanfaatkan ribuan pengunjung untuk berjalan kaki dengan nyaman. Sejumlah gerai makanan dan minuman seperti Mixue dan Excelso tampak dipadati antrean, menandakan mulai berjalannya aktivitas ekonomi mikro di kawasan tersebut.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut hadir di tengah keramaian dan berinteraksi langsung dengan pengunjung. Kehadirannya menjadi perhatian warga yang datang bersama keluarga.
Beberapa titik di KIPP menjadi lokasi favorit pengunjung, khususnya Plaza Seremoni dengan latar Istana Garuda yang kerap dijadikan tempat swafoto. Desain bangunan perkantoran modern dengan sentuhan ruang hijau vertikal juga menarik minat pecinta arsitektur dan konsep pembangunan berkelanjutan.
Menjelang sore hari, kawasan IKN berubah menjadi ruang rekreasi terbuka. Anak-anak terlihat bermain sepatu roda di jalanan, sementara keluarga menikmati suasana ruang hijau yang tertata rapi.
Lonjakan kunjungan ini memperlihatkan bahwa IKN mulai berfungsi tidak hanya sebagai proyek pembangunan, tetapi juga sebagai destinasi wisata dan ruang publik baru bagi masyarakat.




