Unad: Beasiswa Tuntas Tetap Jalan di Tengah Gejolak Anggaran
Bujurnews, Sangatta – Di tengah tekanan fiskal akibat berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga keberlangsungan program beasiswa daerah pada tahun anggaran berjalan.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi menyampaikan, sektor pendidikan, khususnya program beasiswa, masih ditempatkan sebagai prioritas utama pemerintah daerah meskipun terdapat dinamika dan kemungkinan penyesuaian anggaran. Ia menegaskan, program beasiswa merupakan kewajiban pemerintah daerah yang diupayakan terealisasi setiap tahun.
“Program beasiswa akan tetap jalan dan tetap jadi prioritas kami, walaupun ada penyesuaian nantinya,” ujar lelaki yang juga karib disapa Unad itu, dalam wawancara media belum lama ini.
Terkait potensi pengurangan anggaran, Mahyunadi mengaku belum dapat memastikan secara detail. Menurutnya, pemerintah daerah masih terus mencermati kondisi keuangan daerah sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
“Kita lihat keadaan nanti, kalaupun harus dikurangi ya mau diapa lagi,” katanya.
Meski demikian, Unad memastikan Beasiswa Tuntas tetap menjadi program yang dipertahankan. Program tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen Pemkab Kutim dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat.
“Yang menjadi kewajiban kita yang tiap tahun itu yang beasiswa tuntas,” tegas Unad.
Sementara itu, ia menyebut program beasiswa stimulan berpotensi mengalami penyesuaian seiring dengan kondisi anggaran yang ada.
“Kalau stimulan, mungkin mengalami sedikit gejolak,” pungkasnya.
Saat ini, Pemkab Kutim masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fiskal daerah guna memastikan program-program prioritas, khususnya di bidang pendidikan, tetap dapat berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah. (ma/rc)




