DPRD Samarinda Dorong Aset Daerah Jadi Sumber Pendapatan Baru

Bujurnews, Samarinda – Potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor aset kembali menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Sejumlah aset milik pemerintah daerah dinilai memiliki nilai ekonomi yang besar, namun hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penerimaan daerah.
Isu tersebut menjadi salah satu pembahasan saat DPRD Samarinda menerima kunjungan kerja DPRD Balikpapan dalam rangka bertukar informasi mengenai pengelolaan aset daerah, pengendalian inflasi, hingga upaya menjaga stabilitas pasokan pangan masyarakat.
Staf Ahli Komisi II DPRD Samarinda, Misirah, mengatakan penataan aset daerah perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Menurutnya, banyak aset yang berada di lokasi strategis dan berpotensi memberikan kontribusi ekonomi apabila dikelola secara tepat.
Ia menilai langkah awal yang harus dilakukan adalah memastikan seluruh aset daerah terdata dengan baik dan memiliki klasifikasi yang jelas. Dengan pendataan yang akurat, pemerintah akan lebih mudah menentukan strategi pemanfaatan yang sesuai dengan potensi masing-masing aset.
“Jangan sampai aset yang memiliki nilai ekonomi tinggi hanya tercatat sebagai inventaris. Harus ada upaya untuk mengoptimalkan manfaatnya bagi daerah,” ujarnya.
Misirah menjelaskan, pemanfaatan aset tidak selalu harus dilakukan secara langsung oleh pemerintah daerah. Apabila terdapat keterbatasan dalam pengelolaan, kerja sama dengan pihak ketiga dapat menjadi alternatif untuk menghasilkan nilai tambah tanpa menghilangkan kepemilikan aset tersebut.
Selain membahas aset daerah, DPRD Samarinda juga menaruh perhatian terhadap kondisi inflasi dan stabilitas harga kebutuhan pokok. Menurutnya, pengawasan distribusi barang menjadi faktor penting untuk menjaga ketersediaan pasokan dan mencegah gejolak harga di pasar.
DPRD juga mendorong penerapan sistem digital dalam pengelolaan aset maupun pemantauan kondisi ekonomi daerah. Pemanfaatan teknologi dinilai dapat meningkatkan transparansi, mempermudah pengawasan, serta membantu pemerintah mengambil keputusan yang lebih cepat dan akurat.
Terkait kondisi harga bahan pokok di Samarinda, Misirah menilai situasi saat ini masih relatif terkendali. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga, secara umum kebutuhan masyarakat masih tersedia dengan baik sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. (Adv/DPRD Samarinda)