Bujurnews, Kongbeng – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kongbeng bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan PT Karya Prima Agro Sejahtera (KPAS) menggelar patroli terpadu untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu (24/8/2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 paket masker dan vitamin juga dibagikan kepada masyarakat sebagai upaya mendukung perlindungan kesehatan di tengah kondisi cuaca dan kualitas udara yang perlu diwaspadai.
Patroli terpadu melibatkan sekitar 20 personel gabungan dan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya kebakaran, termasuk lahan masyarakat di luar area konsesi perusahaan.
Selain melakukan pemantauan kondisi lapangan, tim gabungan juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada posko atau pihak terkait apabila menemukan titik api agar dapat segera ditindaklanjuti.
Camat Kongbeng, Petrus Ivung, S.P., M.A.P., mengatakan keterlibatan seluruh pihak menjadi bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya karhutla, terutama saat kondisi cuaca cenderung kering.
“Kami bersama-sama memantau kondisi lapangan dan mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada posko terdekat agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Petrus.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, PT KPAS turut mendukung pembagian 1.000 paket masker dan vitamin kepada masyarakat Kecamatan Kongbeng.
Bantuan itu ditujukan untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan, khususnya saluran pernapasan dan kondisi tubuh, terutama bagi warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Region Head PT KPAS, Sahat Purba, mengatakan dukungan perusahaan merupakan bagian dari kolaborasi bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi cuaca yang perlu mendapat perhatian.
“Kami berharap dukungan sederhana ini dapat membantu masyarakat tetap nyaman beraktivitas dan lebih memperhatikan kesehatan, terutama ketika cuaca panas dan kondisi udara kurang mendukung,” kata Sahat.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah apabila kondisi udara kurang baik, mencukupi kebutuhan air minum, serta memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak dan lansia.
Melalui patroli terpadu dan keterlibatan berbagai unsur, upaya pencegahan karhutla di Kecamatan Kongbeng diharapkan dapat terus dilakukan secara konsisten.
Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan menjadi bagian dari langkah bersama untuk mencegah kebakaran serta meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. (*/rc)




