
Foto: Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyerahkan piagam penghargaan kepada pemenang lomba. (Istimewa)
Bujurnews, Sangatta – Potensi desa tak cukup hanya dibangun, tetapi juga perlu diperkenalkan. Semangat itulah yang diusung Pemuda Kutim Hebat melalui program Explore Potensi Desa dan Explore Kegiatan Pemerintahan Kutim 2026. Program tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman.
Apresiasi itu disampaikan saat puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur di Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, Sangatta, Sabtu (24/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, bupati juga mengumumkan dan menyerahkan sertifikat kepada para pemenang lomba.
Ardiansyah menilai, program berbasis vlog tersebut menjadi bentuk kreativitas anak muda dalam mengangkat potensi desa sekaligus memperkenalkan kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah.
“Atas nama pribadi dan pemerintah, terima kasih kepada Pemuda Kutim Hebat dan seluruh peserta. Ini kreasi yang luar biasa untuk mengapresiasi desa-desa yang berkontribusi besar terhadap pembangunan,” ujarnya.
Apresiasi tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam mempromosikan potensi daerah melalui teknologi digital. Terlebih, Kutim memiliki 18 kecamatan dengan karakteristik dan potensi yang beragam.
Ketua Pemuda Kutim Hebat, Habibi, menyatakan program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pihaknya menargetkan pengembangan program secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak kreator lokal.
“Program ini adalah program tahunan kami dan akan kami kembangkan menjadi aktivasi vlogger Kutim di 18 kecamatan,” ujar Habibi.
Menurutnya, keterlibatan vlogger di setiap kecamatan diharapkan memperluas jangkauan promosi potensi desa dan kegiatan pemerintahan. Dengan begitu, informasi mengenai kekayaan lokal maupun pembangunan daerah dapat dikemas lebih kreatif dan menjangkau masyarakat luas.
Habibi juga menyampaikan terima kasih kepada PT Kaltim Prima Coal (KPC), GAPKI Kutim, serta seluruh sponsor dan mitra yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.
Ke depan, keberlanjutan program ini menjadi tantangan tersendiri. Tidak hanya melahirkan konten kreatif, tetapi juga memastikan potensi desa di seluruh kecamatan mendapat ruang promosi yang merata.
Sebab, kekayaan daerah tidak akan dikenal luas jika hanya tersimpan di balik batas wilayahnya. Kreativitas anak muda diharapkan menjadi jembatan agar potensi desa Kutim semakin dikenal dan memberi nilai tambah bagi pembangunan daerah.(rls)




