Anggota Dewan Deni Hakim Dorong Peremajaan Lampu Jalan, Infrastruktur Lama Dinilai Mengkhawatirkan

Bujurnews, Samarinda – Kondisi infrastruktur lampu penerangan jalan umum (LPJU) di sejumlah ruas jalan Kota Samarinda menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Selain masih terbatas di beberapa lokasi, banyak fasilitas penerangan yang dinilai sudah berusia tua dan membutuhkan pembaruan segera.
Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan Komisi III DPRD Samarinda dalam koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda. Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai peremajaan infrastruktur LPJU harus mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.
Menurutnya, sejumlah instalasi penerangan jalan yang saat ini digunakan sudah beroperasi lebih dari satu dekade. Tidak hanya tiang dan armatur lampu, jaringan kabel bawah tanah yang menopang sistem penerangan juga disebut telah memasuki usia yang cukup tua.
Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pelayanan hingga risiko keselamatan apabila tidak segera dilakukan pembenahan. Karena itu, DPRD meminta pemerintah daerah mulai menyusun langkah peremajaan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami melihat ada infrastruktur yang sudah cukup lama digunakan. Ini perlu menjadi perhatian agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi,” ujarnya pada Rabu (13/5/2026).
Selain persoalan usia infrastruktur, DPRD juga menyoroti masih adanya kawasan yang membutuhkan tambahan lampu penerangan. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Jembatan Mahkota yang dinilai masih memerlukan dukungan LPJU yang lebih optimal untuk menunjang keamanan pengguna jalan pada malam hari.
Deni menegaskan penerangan jalan merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa dipandang sebagai fasilitas pelengkap semata. Keberadaannya memiliki peran penting dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.
Meski upaya penambahan dan perbaikan LPJU masih menghadapi tantangan akibat keterbatasan anggaran, DPRD Samarinda meminta agar program tersebut tetap masuk dalam daftar prioritas pemerintah. Dengan sistem penerangan yang lebih baik dan infrastruktur yang lebih modern, kualitas pelayanan publik di ruang-ruang jalan kota diharapkan dapat semakin meningkat sekaligus menekan potensi gangguan keamanan dan keselamatan masyarakat. (Adv/DPRD Samarinda)