MHU Bangun Kantor Desa Sungai Payang Ilir, Fasilitas Publik Ketiga dalam Setahun
Bujurnews, Loa Kulu – Kantor desa bukan hanya bangunan administrasi. Di wilayah lingkar tambang, fasilitas itu menjadi ruang pelayanan warga sekaligus penopang tata kelola pemerintahan desa.
Fungsi itu yang ingin diperkuat PT Multi Harapan Utama (MHU) melalui peresmian Kantor Desa Sungai Payang Ilir, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, pada 4 Juni 2026.
MHU, anak usaha MMS Resources di bawah MMS Group Indonesia (MMSGI), membangun fasilitas tersebut melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersama mitra kerja perusahaan.
Kantor desa yang baru diharapkan menjadi pusat pelayanan publik yang lebih baik bagi warga Sungai Payang Ilir. Fasilitas ini juga ditujukan untuk memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam menjalankan pelayanan administrasi dan mendukung pembangunan di tingkat desa.
Presiden Direktur MHU, Kemal Djamil Siregar, mengatakan pembangunan infrastruktur sosial merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.
“Bagi MHU, keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kantor desa bukan sekadar bangunan fisik, tetapi pusat pelayanan dan ruang bersama yang mendukung kemajuan desa. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pelayanan publik serta aktivitas pembangunan di Sungai Payang Ilir,” ujar Kemal.
Peresmian Kantor Desa Sungai Payang Ilir menambah daftar dukungan MHU terhadap fasilitas publik desa dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.
Sebelumnya, MHU juga telah merampungkan Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Jembayan Dalam dan Kantor Desa Jembayan Tengah. Dua fasilitas tersebut dibangun untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat fungsi pelayanan pemerintahan desa.
Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes., mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan dunia usaha dalam pembangunan fasilitas publik tersebut.
“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan daerah. Kami mengapresiasi komitmen MHU yang terus mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran fasilitas publik seperti ini akan memberikan manfaat nyata dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Rangkaian peresmian turut diisi dengan penanaman pohon bersama. Kegiatan itu digelar bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni.
Penanaman pohon tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Selain pembangunan fasilitas publik, MHU juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan. Salah satunya melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C.
Program tersebut mengantarkan MHU meraih Indonesia Best CSR Awards 2026. Melalui program itu, ratusan warga disebut memperoleh akses pendidikan kesetaraan yang membuka peluang lebih luas untuk meningkatkan kualitas hidup.
Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, MHU menempatkan pembangunan Kantor Desa Sungai Payang Ilir sebagai bagian dari rangkaian dukungan fasilitas publik di desa lingkar tambang.
Dengan tambahan fasilitas tersebut, dukungan MHU dalam kurang dari satu tahun telah mencakup BPU Desa Jembayan Dalam, Kantor Desa Jembayan Tengah, dan Kantor Desa Sungai Payang Ilir. (*/rc)




