DPRD Samarinda Tekankan Kesiapan Asrama Jadi Kunci Kelancaran Program Sekolah Rakyat

Bujurnews.com, Samarinda – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menilai kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan Program Sekolah Rakyat. DPRD meminta seluruh fasilitas, khususnya asrama dan infrastruktur pendukung, dipastikan siap agar proses pendidikan dapat berjalan optimal.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie, saat memantau perkembangan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang akan mulai menerima peserta didik baru.
Menurut Novan, Sekolah Rakyat memiliki konsep yang berbeda dengan sekolah reguler karena menerapkan sistem pendidikan berasrama. Oleh sebab itu, penyelesaian pembangunan fasilitas menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesiapan operasional sekolah.
“Kalau bicara khusus Sekolah Rakyat memang ada perbedaan. Walaupun hari ini mereka tetap mengacu pada kurikulum pendidikan yang ada, tetapi kendalanya fasilitas tempatnya belum siap karena mereka punya asrama dan fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, belum rampungnya sejumlah fasilitas menyebabkan jadwal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) harus disesuaikan. Meski demikian, kondisi tersebut dipastikan tidak akan menghambat proses belajar mengajar yang telah direncanakan pemerintah.
“Hari ini karena penyelesaian pembangunan belum tepat waktu, otomatis pelaksanaan MPLS agak tertunda. Tapi belajar mengajar untuk kelas yang sudah berjalan maupun peserta didik baru kemungkinan akan terus berlanjut,” katanya.
Selain memantau kesiapan infrastruktur, Komisi IV juga akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Sekolah Rakyat setelah proses penerimaan peserta didik selesai. DPRD ingin memastikan program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang menjadi sasaran utama.
“Kami ingin melihat nanti dari daerah mana saja peserta didiknya. Kami akan sinkronkan dengan wilayah yang memiliki masyarakat desil 1 paling banyak, sehingga program Sekolah Rakyat benar-benar menyasar kelompok yang menjadi prioritas,” jelasnya.
Menurut Novan, pengawasan tersebut penting agar tujuan utama Sekolah Rakyat sebagai program pemerataan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu dapat tercapai sesuai kebijakan pemerintah.
Komisi IV DPRD Kota Samarinda memastikan akan terus mengawal pelaksanaan Program Sekolah Rakyat, baik dari sisi kesiapan fasilitas maupun ketepatan sasaran penerima manfaat. Dengan dukungan sarana yang memadai dan pelaksanaan yang tepat sasaran, program tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
(Rir/Adv DPRD Samarinda)