DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Dorong RSUD IA Moeis Jadi Rujukan Layanan Ibu dan Anak di Kaltim

Wakil Ketua Komisi VI DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti

Bujurnews.com, Samarinda – Kehadiran Gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) RSUD IA Moeis diharapkan tidak hanya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Samarinda, tetapi juga memperkuat posisi rumah sakit daerah tersebut sebagai salah satu rujukan pelayanan ibu dan anak di Kalimantan Timur.

Wakil Ketua Komisi VI DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengapresiasi pembangunan Gedung KIA yang menyediakan ruang pelayanan khusus bagi ibu dan anak. Pemisahan fasilitas dari pasien dewasa dinilai penting untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal sekaligus mengurangi risiko kontak dengan penyakit infeksius.

“Alhamdulillah ya, saya sangat apresiasi Pemerintah Kota Samarinda karena telah bisa membangun fasilitas untuk Gedung Kesehatan Ibu dan Anak. Kalau digabung dengan gedung orang-orang dewasa, rasanya terlalu sering kontak infeksius,” ujar Sri Puji.

Menurutnya, peningkatan kemampuan pelayanan RSUD IA Moeis mulai terlihat dari penanganan sejumlah kasus yang membutuhkan perhatian khusus. Salah satunya pelayanan terhadap sekitar 74 pasien talasemia yang juga didukung ketersediaan darah untuk kebutuhan pengobatan.

Kemampuan menangani bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dan kondisi sangat prematur juga menjadi perkembangan yang diapresiasi DPRD. Sri Puji menyebut bayi dengan berat sekitar 700 gram kini sudah dapat memperoleh penanganan di rumah sakit tersebut.

“Sekarang alhamdulillah dengan berat badan 700 gram sudah bisa dilayani dan pasiennya hidup. Ini tentunya menunjukkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan untuk warga Kota Samarinda,” katanya.

Namun, DPRD menilai pembangunan gedung dan penyediaan peralatan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan. Pengembangan SDM diperlukan agar kemajuan teknologi kedokteran dapat dimanfaatkan secara maksimal sekaligus memperluas jenis pelayanan yang tersedia.

Salah satu pengembangan yang turut didorong adalah layanan bayi tabung. Jika fasilitas tersebut dapat direalisasikan, masyarakat Samarinda maupun Kalimantan Timur diharapkan tidak lagi harus pergi ke kota-kota di luar daerah untuk memperoleh pelayanan serupa.

“Harapan kami segera bisa terlaksana. Kita tidak harus kalau punya bayi tabung ke Surabaya, ke Solo, atau ke Jakarta. Cukup di Kalimantan Timur, di Kota Samarinda,” pungkasnya.

DPRD berharap Gedung KIA menjadi momentum bagi RSUD IA Moeis untuk terus meningkatkan kualitas SDM, teknologi dan inovasi pelayanan. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, rumah sakit daerah tersebut diharapkan mampu menangani lebih banyak kebutuhan kesehatan ibu dan anak di Samarinda maupun Kalimantan Timur.

(Rir/Adv DPRD Samarinda)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button