
Foto bersama Perusahaan engineering asal Jerman dan PT Multi Harapan Utama saat mlakukan kunjungan.
Bujurnews, Samarinda — Sejumlah perusahaan engineering asal Jerman mengunjungi operasional PT Multi Harapan Utama (MHU), perusahaan tambang batu bara bagian dari MMS Group Indonesia (MMSGI), di Kalimantan Timur, Rabu (16/9).
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian business forum dan site visit yang digagas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama German Engineering Federation (VDMA), serta didukung German-Indonesian Chamber of Industry and Commerce (EKONID).
Kunjungan tersebut membuka ruang bagi pelaku industri Indonesia dan Jerman untuk memahami kebutuhan teknologi di lapangan serta menjajaki solusi yang mendukung efisiensi operasional, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, dan pengurangan emisi di sektor pertambangan.
Selama kunjungan, delegasi mendapatkan gambaran mengenai kegiatan operasional MHU, mulai dari pengelolaan sumber daya dan aktivitas pertambangan hingga penerapan aspek keselamatan dan lingkungan. MHU juga memaparkan upaya peningkatan efisiensi, pengurangan emisi, reklamasi lahan pascatambang, serta pemanfaatan energi terbarukan di fasilitas perusahaan.
“Kami menyambut baik kunjungan delegasi Jerman ke MHU. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi pengalaman mengenai kegiatan operasional pertambangan sekaligus mendapatkan perspektif baru mengenai perkembangan teknologi dan solusi engineering di industri pertambangan global,” ujar Kemal Djamil Siregar, Presiden Direktur MHU.
Melalui peninjauan lapangan dan diskusi, perusahaan engineering Jerman dapat memahami lebih dekat karakteristik operasional pertambangan di Indonesia. Bagi MHU, pertukaran tersebut menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi kesesuaian solusi teknologi dengan kebutuhan perusahaan dalam meningkatkan produktivitas, keselamatan, dan kinerja lingkungan.
“Kami melihat ada ruang yang luas untuk saling belajar dan mengeksplorasi solusi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan,
.Harapannya, dialog ini dapat berkembang menjadi peluang kolaborasi di bidang teknologi, engineering, dan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi kegiatan operasional,” lanjut Kemal.
Kunjungan ini menjadi langkah awal penjajakan kolaborasi yang mempertemukan pengalaman operasional MHU dengan kapabilitas teknologi perusahaan engineering Jerman. Peluang kerja sama diharapkan dapat dikembangkan berdasarkan kebutuhan di lapangan untuk mendukung operasional perta.




